Namun, pertemuan tersebut ditunda hingga Kamis (9/2). Harga minyak dunia berdasarkan, West Texas Intermediate jatuh 8 persen pada pembukaan di Asia.
Namun, minyak sempat kembali menguat dan diperdagangkan pada US$26,72 per barel. Sementara harga minyak mentah Brent turun 4,3 persen menjadi US$32,64 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan bisnis, pembatasan perjalanan, dan langkah-langkah lain yang diberlakukan untuk menahan wabah corona telah menghancurkan permintaan minyak dunia
Lihat juga:China Ekspor 4 Miliar Masker dan 38 Juta APD |
Pertemuan ini diinisiasi oleh Arab setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan imbas pemangkasan produksi terhadap kerajaan minyak tersebut. Alhasil, Arab pun memberikan status mendesak demi mengembalikan harga minyak dunia.
Diketahui, Arab dan Rusia terjebak dalam perang sengit sejak awal Maret lalu setelah keduanya bersitegang dalam pertemuan sebelumnya. Tak terhindarkan, minyak dunia amblas ke level terendahnya selama 18 tahun terakhir.
Hal ini menekan perusahaan energi dan minyak yang telah kewalahan di tengah pandemi virus corona. Pertemuan yang akan dilakukan lewat video conference itu turut mengundang para produsen minyak di luar aliansi OPEC+ dari Rusia dan beberapa negara lainnya.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)