Pemerintah Pelajari Keberhasilan Korsel Tekan Corona

CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 20:08 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Korsel berhasil menekan penyebaran virus corona dengan rapid test. Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tengah mempelajari upaya Korsel mengatasi virus corona. (CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tengah mempelajari upaya pemerintah Korea Selatan (Korsel) dalam menangani virus corona (Covid-19). Negeri Gingseng dipantau karena mereka berhasil menekan kasus infeksi virus corona dengan baik.

Sejauh ini, jumlah kasus baru corona di negeri tersebut berkurang signifikan dan pasien sembuh semakin meningkat. Airlangga menyatakan telah meminta laporan khusus dari Regional Economy and Policy Institute (REPI) tentang cara pemerintah Korsel menangani pandemi Covid-19 secara efektif.

"Laporan itu membuka mata kami jika salah satu faktor kuncinya adalah kemampuan pemerintah Korsel mengadakan rapid test besar-besaran. Itu memungkinkan pemerintah melacak dan merespons cepat penyebaran virus corona,"paparnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (6/4).


Ia mengatakan pelaksanaan tes masif tersebut tak lepas dari kemampuan perusahaan alat kesehatan Korsel memproduksi peralatan tes (testing kits) virus corona. Terdapat dua perusahaan bioteknologi asal Korsel yang memproduksi testing kits dalam jumlah besar yakni, Kogene Biotech dan Seegene.

Airlangga berharap dua perusahaan itu dapat memproduksi testing kits melalui kolaborasi dengan perusahaan alat kesehatan di Indonesia. Tak hanya testing kits, ia juga berharap perusahaan tersebut dapat berkolaborasi memproduksi Alat Pelindung Diri (APD), dimana bahan baku didatangkan dari Korsel lalu dijahit oleh perusahaan Indonesia.

Saat ini, pemerintah Negeri Ginseng telah memutuskan untuk memberikan bantuan kepada Indonesia dalam berperang melawan Covid-19. Bantuan tersebut terdiri dari testing kits dan rechargeable battery power sprayers. Sebanyak 300 sprayers sudah siap dikirim ke Indonesia.

Sementara itu, pengiriman testing kits masih membutuhkan persiapan teknis. Pihak yang akan membantu teknis pengiriman bantuan tersebut adalah Korea International Cooperation Agency (KOICA). Sementara, dari sektor swasta yakni LG Group menyumbang 50 ribu diagnostic kit dan Hyundai Motor menyumbang 40 ribu APD. Pemerintah Korsel juga memberikan bantuan materi kepada Indonesia.

"Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Korsel yang telah memutuskan memberi bantuan dalam bentuk in-kind kepada Pemerintah Indonesia senilai US$500 ribu guna mendukung upaya kami memerangi wabah Covid-19,"ucapnya.

Untuk diketahui, Korsel merupakan mitra dagang utama Indonesia. Total perdagangan antar dua negara tercatat sebesar US$1.311 juta pada Januari 2020. Indonesia menjadi pemasok bahan mentah dan energi untuk industri Korsel.

Selain itu, Indonesia merupakan salah satu tujuan utama investasi dari banyak perusahaan Korsel. Negeri Ginseng adalah investor terbesar ke-9 untuk Indonesia di 2019. Total investasi dari Korsel ke Indonesia senilai US$1,1 miliar untuk 2.952 proyek tahun lalu. Namun, jumlah itu turun 33 persen dari tahun sebelumnya sebesar US$1,6 miliar untuk 2.412 proyek. (ulf/agt)

[Gambas:Video CNN]