Mengutip Antara, Selasa (7/4), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni turun US$1,06 atau 3,1 persen ke posisi US$33,05 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun US$2,26 atau 8 persen menjadi US$26,08 per barel.
Arab Saudi dan Rusia menunda pertemuan produsen minyak guna membahas langkah mengatasi kelebihan pasokan di seluruh dunia. Pasar sepertinya mengabaikan pernyataan Kirill Dmitriev, CEO Dana Investasi Langsung Rusia bahwa Rusia dan Arab Saudi sangat dekat dengan kesepakatan pengurangan produksi minyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Badan Informasi Energi AS mengatakan terjadi peningkatan stok mingguan dalam lima pekan berturut-turut. Pekan lalu merupakan peningkatan mingguan terbesar pada catatan sejak 2004.
"Tangki penyimpanan global akan terus terisi dan begitu kapasitas penyimpanan maksimal maka harga minyak bisa jatuh bebas," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)