Selain itu, Emil mengatakan ada sekitar 20 ribu pekerja di Jatim yang dirumahkan.
"Sampai hari ini ada 20 ribu tenaga kerja yang dirumahkan. Sedangkan yang di PHK ada 3.315 orang," kata Emil, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (9/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang kembali ke Indonesia dan berniat tidak kembali lagi atau belum ada kepastian yang masuk dalam pendataan kami ada 1.633 orang," ujarnya.
"Angka ini sangat dinamis dan terus disampaikan langsung real time ke Kemenaker, Disnaker melakukan pendataan dan semuanya kita usulkan ke Kemenaker agar bisa menjadi bagian dari program pra kerja," kata Emil.
Meski demikian, Mantan Bupati Trenggalek tersebut mengatakan belum mengetahui jumlah kuota pra kerja.
"Untuk kuota pra kerja sendiri memang belum ada alokasi yang spesifik namun ini terus didata oleh Kemenaker," lanjutnya.
Selain program pra kerja, Pemprov Jatim juga menyiapkan stimulus ekonomi yang lain berupa cash for work (padat karya tunai) dan social safety net (jaring pengaman sosial) bagi masyarakat terdampak. (ayp/frd/ayp)