Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) Boyke Arie Pahlevi berharap kegiatan pest control di industri horeca dapat tetap berjalan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi lonjakan populasi hama.
"Dampak perekonomiannya sudah besar, tapi jangan sampai nanti dampak kesehatannya menjadi lebih besar jika adanya penghentian pest control," ungkap Boyke dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pest control merupakan kegiatan yang wajib dilakukan dalam bangunan gedung untuk memastikan kesehatan dan keandalan bangunan gedung.
"Sebagai industri yang mendukung jasa pelayanan kesehatan tentunya kami senantiasa berupaya untuk berkontribusi semaksimal mungkin dengan mengutamakan keamanan, keselamatan dan juga kualitas layanan," ujarnya.
Prof Upik Kesumawati dari Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan tanpa kegiatan pengendalian hama, lonjakan populasi hama diperkirakan bisa berlipat ganda dan secara eksponensial, khususnya nyamuk, lalat, kecoa/lipas dan tikus.
[Gambas:Video CNN]
"Jika tidak dikendalikan, populasi akan meningkat dan dapat menimbulkan masalah baru," kata dia.
Terlebih, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mulai meningkat di beberapa daerah di tengah penyebaran wabah virus corona. Menurut data Kementerian Kesehatan, per 7 April 2020 DBD telah mencapai 41.091 kasus dengan 260 diantaranya meninggal dunia.