Pandemi Covid-19, Mitra Pasar Tani Tetap Layani Masyarakat

Kementan, CNN Indonesia | Jumat, 10/04/2020 15:27 WIB
Pandemi Covid-19, Mitra Pasar Tani Tetap Layani Masyarakat Pasar Mitra Tani berkomitmen memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Kementerian Pertanian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Imbauan pemerintah agar masyarakat tinggal di rumah, mengurangi aktivitas sosial, dan menjaga jarak fisik dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 membuat Kementerian Pertanian berinovasi dalam penyediaan bahan pangan. Kondisi yang terjadi membuat Kementan menggandeng Gojek untuk pengadaan jasa distribusi pangan di Pasar Mitra Tani/TTIC.

Tak sampai di situ, Kementan juga menggratiskan biaya pengiriman bahan pangan yang dipesan melalui aplikasi Gojek. Menteri Syahrul Yasin Limpo mengatakan upaya itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, termasuk menggerakkan Pasar Mitra Tani/TTIC sampai ke seluruh provinsi.

"Saya sudah minta kepada Kabadan Ketahanan Pangan agar tidak hanya membuka Pasar Tani di tempat ini saja, tetapi seluruh provinsi harus aktif melayani kebutuhan pangan masyarakat," ujar Syahrul saat mengunjungi Pasar Mitra Tani/TTIC Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (8/4).


Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi sendiri pada Kamis (9/4) memastikan bahwa Pasar Mitra Tani/TTIC yang sudah ada di setiap provinsi terus bergerak melayani kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya, ia telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pangan seluruh Indonesia.
"Beberapa Pasar Mitra Tani/TTIC provinsi sudah menjalin komunikasi untuk bekerja sama dengan Gojek maupun start up lainnya," katanya usai melakukan konferensi video.

Dalam konferensi tersebut, sejumlah provinsi seperti Pasar Mitra Tani/TTIC Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan melaporkan sudah mulai menerapkan penjualan daring untuk mengurangi interaksi langsung. Inisiatif serupa juga diterapkan di Yogyakarta dan Gorontalo, yang selain bekerja sama dengan Gojek, juga menggandeng start up lainnya.

Sementara, Pasar Mitra Tani/TTIC di Sumatera Barat dan Jambi dilaporkan sedang berkomunikasi dengan Gojek untuk memulai kerja sama. Di dua provinsi tersebut saat ini juga menerapkan pola layanan antar ke rumah konsumen tanpa dikenai ongkos dengan menghubungi nomor ponsel tertentu.

Pada kesempatan yang sama, Agung menekankan bahwa keberadaan Pasar Mitra Tani/TTIC provinsi sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Ia meminta dinas pangan provinsi dapat menggerakkan Pasar Mitra Tani/TTIC hingga di kabupaten.

"Kita tahu kondisi di pasar tradisional banyak yang lesu karena situasi corona ini, karena itu keberadaan Pasar Mitra Tani ini sangat dibutuhkan masyarakat. Gerakan tidak hanya di provinsi tapi juga sampai di kabupaten atau kota," kata Agung. (rea)