Dalam surat elektronik yang dikirimkan AirAsia kepada seluruh pelanggannya, Fernandes bilang kondisi saat ini penuh ketidakpastian dan memukul dunia usaha, termasuk usaha maskapai penerbangan yang ia rintis selama 20 tahun.
"Kamarudin dan saya tidak akan mengambil gaji selama periode ini," ujarnya dalam surat tersebut yang diunggahnya juga lewat akun Twitter, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sementara, perusahaan masih memiliki kewajiban finansial yang harus dipenuhi, seperti pasokan bahan bakar dan agen penyewaan pesawat. Namun, Fernandes mengaku akan berusaha untuk mempertahankan seluruh stafnya.
"Kami merupakan satu dari segelintir maskapai di dunia yang masih tetap mempertahankan seluruh stafnya," terang Fernandes.
Terkait pembatalan penerbangan, ia mengatakan penumpang bisa mendapat kompensasi pengembalian dana. Namun, ia menawarkan pertimbangan saldo akun kredit berlaku selama satu tahun.
"Hanya saja, dikarenakan jumlah permintaan yang melonjak, proses pengembalian dana akan berlangsung lebih lama dari biasanya, yaitu antara 12 hingga 16 minggu," terang dia.
Fernandes mengaku belum pernah mengalami situasi seperti saat ini. Namun, opsi yang perusahaan ambil diharapkan dapat mengurangi beban di tengah pandemi virus corona.
"Kami belum pernah mengalami ini sebelumnya. Kami pun mengakui bahwa kami tidak selalu sempurna, tapi kami akan menempuh segala upaya yang terbaik, kapan pun," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(age/bir)