Berdasarkan data kepabeanan, ekspor China bulan lalu turun 6,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada impor sebesar 0,9 persen.
Dilansir dari AFP, Selasa (14/4), kontraksi tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi para ekonomi Bloomberg yang memperkirakan penurunan lebih dari 10 persen pada ekspor dan impor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Maret lalu, surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat juga kian menyempit menjadi US$15,3 miliar. Sebagai pengingat, tahun lalu, perekonomian global diwarnai oleh sentimen perang dagang kedua negara.
Petugas Kepabeanan China Li Kuiwen, setelah dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini mencapai kesepakatan dagang tahap I pada Januari lalu, impor asal AS meningkat terutama untuk kedelai dan daging babi.
[Gambas:Video CNN]
Kendati begitu, Li mengingatkan penyebaran wabah virus corona masih terjadi di berbagai negara. Hal itu berpengaruh pada perkembangan ekonomi global.
"Penurunan permintaan di pasar internasional tidak bisa dihindari akan memukul ekspor China," ujar Li.