Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi menuturkan proyeksi tersebut merupakan skema terburuk. Untuk skenario ringan yakni Covid-19 berlangsung hingga Mei, maka perseroan berpotensi merugi Rp68 miliar.
Sementara itu untuk skenario moderat yakni Covid-19 berlangsung sampai Agustus maka perseroan berpotensi rugi Rp291 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kondisi memburuk, lanjutnya, maka saldo kas perusahaan juga terancam menipis. Saldo kas akhir bisa menyentuh posisi Rp818 miliar jika penurunan produksi terjadi sepanjang tahun. Sementara itu, ia menuturkan rasio likuiditas perseroan saat ini sebesar 236,4 persen
"Dengan rasio likuiditas ini maka ASDP bisa hidup kurang lebih hingga pertengahan Juni 2021, jika asumsinya kami tidak mendapatkan cash in sama sekali," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)