Dikutip dari CNN, sebanyak 600 pegawai yang dipecat berasal dari kantor yang berlokasi di Amerika Serikat dan Kanada. Sementara, 300 sisanya karyawan di negara lain.
Perusahaan pun mengungkap akan merumahkan sementara waktu sebagian karyawan hingga waktu yang belum ditentukan. TripAdvisor pun akan menutup dua kantornya yang berlokasi di San Fransisco dan Boston.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Tenaga Kerja AS mengaku ada lonjakan data pengangguran dalam lima pekan terakhir. Bahkan, kenaikan jumlah pengangguran tercatat yang tertinggi sepanjang sejarah.
Bila menggunakan perhitungan musiman, secara total terdapat 26,5 juta pekerja AS yang mengajukan tunjangan pengangguran sejak 14 Maret.
Depnaker AS menyebut tidak semua pengajuan tunjangan pengangguran akan dibayarkan, mengingat ada syarat kelayakan yang ditentukan.
Sekitar 16,2 persen dari angkatan kerja AS mengalami PHK, dirumahkan, atau pengurangan jam kerja selama pandemi virus corona.
Namun, jumlah pengajuan tunjangan mulai turun selama tiga pekan terakhir. Angka tertinggi tercatat pada pekan terakhir Maret yang mencapai 6,9 juta. Meski demikian, tetap ada jutaan pengajuan pengangguran setiap pekan. Hal ini jauh berbeda dengan situasi sebelum terjadi penyebaran penyakit covid-19.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)