Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengungkapkan, tahun lalu, perusahaan meraup laba setelah subsidi pemerintah sebesar Rp44,16 Triliun dengan EBITDA senilai Rp81,66 triliun.
"Dengan kondisi tarif yang tidak naik sepanjang 2019, perseroan membukukan pendapatan usaha Rp285,64 triliun meningkat 4,67 persen dari tahun lalu," ujar Made dalam keterangan resmi, dikutip Senin (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara operasional, hingga akhir 2019, perusahaan setrum negara ini telah berhasil menambah kapasitas terpasang pembangkit sebesar 4.588 Mega Watt (MW) dari 57.646 MW pada 2018 menjadi 62.234 MW pada 2019.
Jaringan transmisi khususnya untuk evakuasi daya pembangkit yang telah beroperasi meningkat 6.211 kilometer sirkuit (kms) dari 53.606 kms pada 2018 menjadi 59.817 kms sampai dengan akhir 2019. Kemudian, penambahan kapasitas Gardu Induk sebesar 17.507 Mega Volt Ampere (MVA) dari 131.164 MVA pada 2018 menjadi 148.671 MVA.
[Gambas:Video CNN]
(sfr)