"Untuk proyek di bawah Rp14 miliar, BUMN tidak ada lagi yang masuk ke situ," ujarnya saat menghadiri dalam diskusi online, Jumat (29/5).
Menurut Erick, pemerintah ingin agar pembangunan infrastruktur di Indonesia tak tersentralisasi di BUMN atau pihak swasta berskala besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementeriannya juga telah melakukan pemetaan agar belanja modal perusahaan milik negara diprioritaskan untuk proyek yang dikerjasamakan dengan UMKM.
Di samping itu, Erick menyampaikan bahwa BUMN fokus untuk merampungkan penugasan proyek strategis nasional (PSN) yang jadi penugasan dari pemerintah. Tujuannya, agar rantai pasok (supply chain) Indonesia terus membaik dan perekonomian dapat pulih lebih cepat usai pandemi covid-19.
[Gambas:Video CNN]
Dia menambahkan, pemerintah juga fokus untuk mendorong investasi asing untuk bisa dikerjasamakan dengan perusahaan-perusahaan swasta nasional dalam waktu ke depan.
"Ketika dari Amerika, Jepang, pindah ke Indonesia kita harus ber-partner. Yang penting kita jangan hanya jadi pasar," pungkas Erick.