Dikutip dari AFP, penyusutan terjadi akibat pandemi virus corona. Pandemi telah membuat permintaan atau konsumsi di Negeri Gingseng tersebut menurun sehingga menekan pertumbuhan ekonomi.
Bank tersebut menyebut kontraksi ekonomi Korea Selatan pada tahun ini menjadi yang terparah sejak krisis finansial melanda dunia 2008 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati kondisi di Korsel belakangan ini berangsur membaik. Bank of Korea memperkirakan ekonomi Korsel hanya akan menyusut 0,2 persen di tahun 2020.
Ramalan sekaligus merevisi proyeksi mereka sebelumnya. Pasalnya, mereka pernah memperkirakan ekonomi Korea Selatan pada tahun ini akan tumbuh 2,1 persen
Ramalan tersebut lebih optimistis dibandingkan yang diberikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi Korsel akan menusut 1,2 persen pada tahun ini.
[Gambas:Video CNN]
(jal/agt)