Para netizen di Twitter sempat mengeluhkan karena merasa ID pelanggan yang mereka miliki terblokir untuk membayar tagihan atau mengisi token listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan ada 1,8 juta pelanggan yang masih dalam tahap verifikasi sistem sebab tagihan listriknya meningkat dari bulan sebelumnya. Sistem pembayaran PLN, kata Bob sedang membaca ulang tagihan tersebut.
Para pelanggan PLN mengeluhkan tak bisa melakukan pembayaran tagihan listrik. Ketika mereka hendak melakukan pembayaran, disebutkan kalau akun PLN mereka diblokir.
Seorang warganet @imamfauzann13 mengatakan ID pelanggan PLN miliknya terblokir. Bahkan tagihan listriknya mendadak naik tiga kali lipat dari biasanya.
[Gambas:Twitter]
Pemilik akun Twitter @adehamzah28 juga mengeluhkan hal serupa, lewat aplikasi pembayaran yang digunakannya ia mendapat pemberitahuan pemblokiran.
Peringatan pemblokiran ini muncul dalam berbagai aplikasi pembayaran tagihan listrik PLN yang digunakan pelanggan, mulai dari ecommerce hingga layanan perbankan.
(mln/bac)