PLN Klarifikasi soal Keluhan Nomor Pelanggan Terblokir

CNN Indonesia | Sabtu, 06/06/2020 18:27 WIB
PT PLN (Persero) memastikan tidak akan menaikkan tarif listrik meski mendapatkan tekanan dari pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono Ilustrasi meteran listrik. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Niaga dan Pelayanan PLN, Bob Sahril, mengklarifikasi soal nomor identitas (ID) pelanggan yang terblokir saat hendak melakukan pembayaran tagihan listrik.

Para netizen di Twitter sempat mengeluhkan karena merasa ID pelanggan yang mereka miliki terblokir untuk membayar tagihan atau mengisi token listrik.

Bob menegaskan tidak ada pemblokiran pelanggan PLN. Saat ini, pihak PLN sedang membuat prosedur baru supaya pembayaran bisa secara otomatis pada satu sistem, sehingga tak ada kendala pembayaran tagihan.


"Kita membuat prosedur baru bagaimana mengelola supaya ini otomatis pada suatu sistem, sebenarnya itu masih proses billing-nya, bukan terblokir," ujar Bob dalam video conference, Sabtu (6/6).

Ia mengatakan ada 1,8 juta pelanggan yang masih dalam tahap verifikasi sistem sebab tagihan listriknya meningkat dari bulan sebelumnya. Sistem pembayaran PLN, kata Bob sedang membaca ulang tagihan tersebut.

"Proses billing-nya belum selesai, kami memverifikasi betul dan membaca ulang kenapa tarifnya bisa tinggi," katanya.

Sejak Jumat (5/6) malam, Twitter dihebohkan dengan cuitan warganet yang mengeluh nomor identitas pelanggan (ID pelanggan) terblokir saat hendak melakukan pembayaran. Warganet mengeluhkan hal ini ke akun Perusahaan Listrik Negara (PLN) @pln_123

Para pelanggan PLN mengeluhkan tak bisa melakukan pembayaran tagihan listrik. Ketika mereka hendak melakukan pembayaran, disebutkan kalau akun PLN mereka diblokir.

Seorang warganet @imamfauzann13 mengatakan ID pelanggan PLN miliknya terblokir. Bahkan tagihan listriknya mendadak naik tiga kali lipat dari biasanya.



Pemilik akun Twitter @adehamzah28 juga mengeluhkan hal serupa, lewat aplikasi pembayaran yang digunakannya ia mendapat pemberitahuan pemblokiran.

Peringatan pemblokiran ini muncul dalam berbagai aplikasi pembayaran tagihan listrik PLN yang digunakan pelanggan, mulai dari ecommerce hingga layanan perbankan.

(mln/bac)

[Gambas:Video CNN]