OJK Sebut Kookmin Bank Setor Rp2,8 T Kantongi Saham Bukopin

CNN Indonesia | Senin, 15/06/2020 13:10 WIB
lustrasi Bank Bukopin. CNN Indonesia/Bisma Septalisma OJK menyebut Kookmin Bank menyetor Rp2,8 triliun ke rekening penampung sebagai bagian dari upaya menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Kookmin Bank telah menempatkan dana ke rekening penampung (escrow account) sebesar US$200 juta atau Rp2,8 triliun (kurs Rp14 ribu per dolar AS) sebagai proses untuk menjadi pemegang saham pengendali di PT Bank Bukopin Tbk.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo bilang Kookmin Bank menyetorkan dana ke escrow account pada Kamis (11/6) kemarin. Saat ini, OJK sedang melakukan proses finalisasi dan administratif.


"OJK menegaskan bahwa Kookmin Bank telah melakukan penempatan dana di escrow account per 11 Juni 2020 sesuai komitmen Kookmin Bank," terang Anto dalam keterangan resmi, dikutip Senin (15/6).

Anto mengatakan Kookmin Bank saat ini menggenggam saham Bank Bukopin sebesar 22 persen. Dalam waktu dekat, Bank Bukopin akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait rencana penambahan kepemilikan saham Kookmin Bank menjadi 51 persen.

"Hal ini merupakan komitmen merealisasikan penguatan permodalan dan likuiditas yang dibutuhkan Bank Bukopin serta menciptakan peluang bisnis-bisnis baru ke Indonesia," kata Anto.

Sebelumnya, Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin Adhi Brahmantya menyatakan proses Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali baru terus berjalan, baik di regulator Indonesia maupun Korea Selatan.

Salah satu bukti komitmen rencana Kookmin Bank adalah dengan menyuntikkan dana untuk mendukung likuiditas Bank Bukopin.

Sebagai bank terbesar di Korea Selatan, akuisisi Kookmin Bank terhadap Bank Bukopin juga dinilai sebagai pertanda positif di antara lesunya sentimen pasar terhadap ekspansi bisnis dan perekonomian.

"Tentu hal ini adalah bukti, bahwa akuisisi Kookmin Bank (terhadap Bukopin) adalah langkah nyata dari optimisme terhadap Bank Bukopin. Sebagai bank penyalur kredit retail (UMKM dan konsumer) dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan ke depannya," imbuh Adhi.

Dengan aksi korporasi ini, Adhi mengatakan nasabah tak perlu khawatir untuk bertransaksi dengan Bank Bukopin. Pasalnya, suntikan dana dari Kookmin Bank dipastikan bakal memperkuat pertumbuhan bisnis di Bank Bukopin.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)