Bandara Yogyakarta Mulai Buka Penerbangan dari Kuala Lumpur

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 20:29 WIB
Suasana Bandara International Yogyakarta pada hari pertama penerbangan komersial, Senin (6/5). PT Angkasa Pura I (Persero) menyebut AirAsia telah mengoperasikan penerbangan dari Kuala Lumpur ke Yogyakarta. Sementara, Singapura sedang bersiap-siap. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mengoperasikan penerbangan internasional dari Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo, menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

"Mulai hari ini, penerbangan internasional rute Yogyakarta-Kuala Lumpur sudah beroperasi," ujar PTS General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama, mengutip Antara, Rabu (8/7).

Maskapai penerbangan yang melayani penerbangan internasional Kuala Lumpur ke Yogyakarta adalah AirAsia. Berdasarkan laporan yang masuk, jumlah penumpang tercatat mencapai 100 orang atau 70 persen dari kapasitas sebanyak 100 orang.


Agus menuturkan untuk sementara waktu, penerbangan internasional masih dilayani oleh satu maskapai, AirAsia. Maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Malaysia tersebut mengoperasikan tiga kali penerbangan dalam sepekan di era new normal pandemi virus corona.

"Nanti akan berlangsung penerbangan internasional dari Yogyakarta-Singapura. Maskapai dari Singapura juga sudah siap beroperasi," jelasnya.

Menurut Agus, pembukaan penerbangan internasional lebih cepat dari rencana awal karena tingginya permintaan pasar.

"Selain itu, pertimbangannya, yaitu maskapai dan Bandara Yogyakarta dalam menerapkan protokol kesehatan sangat serius. Artinya, perjalanan dengan persyaratan ketat, mereka tidak akan tertular, termasuk protokol kesehatan di maskapai juga ketat," imbuh dia.

Antara lain, penumpang penerbangan internasional wajib membawa kelengkapan hasil PCR test yang berlaku selama tujuh hari.

Secara keseluruhan, Agus menuturkan progres penerbangan di Bandara Yogyakarta mulai membaik. Sejak April 2020 tersisa dua penerbangan, kini sudah mencapai 36 penerbangan.

"Satu bulan terakhir ini, terjadi kenaikan penerbangan signifikan, hingga 36 penerbangan per hari. Dengan jumlah penumpang rata-rata 2.500 hingga 3.000 penumpang per hari. Artinya, masyarakat sudah mulai bergerak, memanfaatkan sarana transportasi udara dengan baik," katanya.

Namun, menurut dia, protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat. Penumpang diwajibkan memiliki dokumen bebas covid-19, yaitu hasil rapid test yang berlaku 14 hari.

"Artinya dengan kepercayaan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan di bandara inilah, yang mendorong masyarakat menggunakan jasa transportasi udara," jelasnya.

Agus menambahkan hampir semua maskapai penerbangan domestik memberikan pelayanan di Bandara Internasional Yogyakarta, mulai dari Garuda Group (Garuda dan Citylink), Lion Group (Wings, Batik Air), sekarang ada AirAsia dan Sriwijaya Air.

"Penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta akan semakin banyak, seiring membaiknya kondisi covid-19 yang terkendali," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(bir/agt)