"Calon penumpang yang terdampak oleh perubahan ini telah menerima pemberitahuan pembatalan beserta informasi pilihan kompensasi melalui email dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket," demikian pernyataan AirAsia dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (29/5).
Maskapai berbiaya murah ini mengimbau seluruh tamu yang akan melakukan penerbangan untuk selalu memperhatikan dan memenuhi persyaratan kesehatan, imigrasi serta pembatasan perjalanan yang ditetapkan oleh otoritas wilayah atau pemerintah di wilayah/ negara asal maupun tujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangannya," tulis perusahaan.
Langkah perusahaan sejalan dengan rencana pemerintah yang tengah menyiapkan upaya transisi ke arah tatanan kehidupan baru (new normal). Pada periode tersebut, aktivitas ekonomi akan dilakukan berdampingan dengan upaya mencegah penyebaran pandemi virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Sebagai informasi, perusahaan menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan sejak 1 April lalu. Pasalnya, perusahaan mempertimbangkan risiko wabah virus corona, sekaligus mencegah penyebarannya.
Mulanya, penghentian itu berakhir pada 21 April 2020 untuk penerbangan domestik dan 17 Mei 2020 untuk rute penerbangan internasional. Namun, perusahaan memutuskan untuk memperpang di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar.
(sfr)