Harga Emas Hari Ini 15 Juli, Naik ke Rp942 Ribu per Gram

CNN Indonesia | Rabu, 15/07/2020 09:26 WIB
Karyawan menunjukkan contoh emas batangan yang dijual di Butik Emas Logam Mulia, gedung Sarinah, Jakarta, Senin (28/5). Berdasarkan harga acuan kantor Antam Pulo Gadung, harga jual emas Antam pada perdagangan Senin (28/5) turun Rp4.000 menjadi Rp656 ribu per gram, sementara harga Harga emas Antam naik Rp4.000 ke Rp942 ribu per gram pada Rabu (15/7). Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di Rp942 ribu per gram pada Rabu (15/7). Posisi itu naik Rp4.000 dari Rp938 ribu per gram pada Selasa (14/7).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp5.000 per gram dari Rp836 ribu menjadi Rp841 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp501 ribu, 2 gram Rp1,82 juta, 3 gram Rp2,71 juta, 5 gram Rp4,49 juta, 10 gram Rp8,91 juta, 25 gram Rp22,16 juta, dan 50 gram Rp44,24 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,41 juta, 250 gram Rp219,76 juta, 500 gram Rp440,32 juta, dan 1 kilogram Rp882,6 juta.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.812,1 per troy ons atau melemah 0,07 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot stagnan di US$1.809,32 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas di pasar internasional akan menguat lagi pada hari ini karena sentimen kebijakan penguncian wilayah (lockdown) yang kembali dilakukan di beberapa negara bagian AS.

Lockdown dilakukan lagi karena peningkatan jumlah kasus virus corona atau covid-19 cukup tinggi sejak kebijakan itu dilonggarkan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mencatat total sudah ada 12,96 juta kasus virus corona di dunia. Dari jumlah itu, sekitar 570 ribu diantaranya meninggal dunia.

[Gambas:Video CNN]

"Meningkatnya kasus covid dikhawatirkan akan menahan laju pemulihan ekonomi. Beberapa negara mulai melakukan lockdown kembali untuk menghambat penularan," kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/7).

Masalahnya, sambung Ariston, kebijakan lockdown lagi justru memberi sentimen negatif pada keyakinan pelaku pasar keuangan bahwa ekonomi bisa pulih. Sebab, aktivitas bisnis akan terhenti lagi, sehingga dikhawatirkan ekonomi justru akan jatuh lagi.

"Kekhawatiran ini mendorong pelaku pasar mencari aset aman seperti emas," ucapnya.

Ariston memperkirakan harga emas di pasar internasional akan bergerak di kisaran US$1.795 sampai US$1.820 per troy ons pada hari ini.



(uli/agt)