Boeing Hadapi Masalah Pembatalan Pesanan Pesawat

CNN Indonesia | Rabu, 15/07/2020 09:48 WIB
(FILES) In this file photo taken on March 11, 2019 The Boeing Company logo is seen on a building in Annapolis Junction, Maryland. - Boeing announced July 3, 2019it would give $100 million to communities and families affected by two crashes on its 737 MAX planes that claimed 346 lives. Describing the sum as an Boeing mendapatkan masalah dari pembatalan pesanan pesawat yang dilakukan sejumlah pelanggan. Ilustrasi. (AFP Photo/Jim Watson).
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen pesawat Boeing mendapatkan pukulan di tengah penyebaran wabah virus corona. Sejumlah pihak yang memesan pesawat produksi mereka banyak yang membatalkan pesanan.

Dikutip dari CNN Business, Rabu (15/7), perusahaan tersebut melaporkan pada Selasa (15/7) kemarin 60 pesanan dibatalkan. Pembatalan dilakukan pada Juni kemarin.

Pembatalan sebagian besar dilakukan oleh perusahaan penyewaan pesawat. Pembatalan banyak dilakukan terhadap jenis pesawat Boeing 737 Max yang pernah mengalami kecelakaan fatal beberapa waktu lalu.


Memang kalau dibandingkan dengan Maret dan April, pembatalan tersebut turun.

Pasalnya, pada Maret jumlah pesanan yang dibatalkan mencapai 150 unit dan April 108 unit. Tetapi dengan hasil itu, total pembatalan pesawat pesanan Boeing mencapai 843 unit.

Tapi, pembatalan tersebut masih berpotensi bertambah.  Pasalnya, Boeing juga masih memiliki data pesanan 123 pesawat yang sampai sekarang belum pasti apakah akan tetap dilanjutkan atau tidak.

[Gambas:Video CNN]

Ketidakpastian tersebut terjadi karena kondisi keuangan pelanggan mereka yang sedang tertekan corona.

Untungnya, Boeing masih memiliki pesanan lebih dari 4.500 jet. Pesanan tersebut paling tidak cukup untuk menjaga operasional mereka selama bertahun-tahun yang akan datang. 

Pesanan penting karena sebagian besar uang yang diperoleh Boeing untuk membangun jet datang pada saat pesanan dikirimkan.

(CNN.com/agt)