BEI Bakal Luncurkan Indeks Baru IDX Quality30 pada 10 Agustus

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 22:32 WIB
BEI akan meluncurkan indeks saham berkualitas IDX Quality30 yang akan menjadi panduan investor dalam berinvestasi di pasar modal. BEI akan meluncurkan indeks saham berkualitas IDX Quality30 yang akan menjadi panduan investor dalam berinvestasi di pasar modal. Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan indeks 30 saham berkualitas (IDX Quality30) pada 10 Agustus mendatang.

Indeks tersebut akan menjadi panduan investor dalam berinvestasi dan dapat menjadi acuan bagi penyusunan produk-produk pasar modal lainnya seperti reksa dana, dana pertukaran dagang (exchange-trade fund/ETF), dan produk lainnya di pasar modal.

Indeks IDX Quality30 merupakan kumpulan saham yang secara jejak rekamnya profitabilitasnya terbilang tinggi serta memiliki tingkat solvabilitas baik. Saham-saham yang dapat dikategorikan dalam indeks ini merupakan perusahaan yang pertumbuhan labanya stabil dengan likuiditas transaksi baik.


"Kehadiran indeks IDX Quality30 melengkapi indeks faktor yang sebelumnya telah diluncurkan pada 2019, yaitu Indeks IDX Value30 dan Indeks IDX Growth30," ucap Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono seperti dikutip dari rilis resmi, Kamis (30/7).

Yulianto menyebut pihaknya menggunakan variabel tertentu yang secara akademis terbukti akurat dalam menilai kualitas fundamental suatu perusahaan.

Kandidat seleksi IDX Quality30 diambil atas 80 saham yang merupakan anggota Indeks IDX80. Ke-80 saham tersebut disaring berdasarkan variabel-variabel kualitas fundamental yang telah ditentukan, yaitu rasio return on equity (ROE), rasio debt to equity (DER), dan earning variability.

Lalu, 30 saham dengan nilai kualitas fundamental tertinggi akan terpilih menjadi konstituen Indeks IDX Quality30.

"Metode penghitungan Indeks IDX Quality30 menggunakan metode Capped Free-Float Market Capitalization Weighted & Quality Factored. Indeks ini menggunakan kapitalisasi pasar free float sebagai bobot dan dilakukan penyesuaian menggunakan nilai kualitas fundamental dari masing-masing saham," jelasnya.

Selanjutnya akan dilakukan pembatasan bobot (capping) suatu saham dalam indeks paling tinggi adalah 15 persen pada saat evaluasi.

Ia menyebut BEI akan melakukan evaluasi berkala atas IDX Quality30, yaitu evaluasi mayor yang dilakukan pada Januari dan Juli serta evaluasi minor pada bulan April dan Oktober.

Selain itu, BEI juga akan meluncurkan Sistem Penawaran Umum Elektronik (Electronic Indonesia Public Offering) pada 10 Agustus 2020.

[Gambas:Video CNN]

Sistem E-IPO bertujuan untuk menyediakan akses yang mudah dijangkau oleh seluruh investor dan Perusahaan Efek untuk berpartisipasi dalam proses Penawaran Umum.

Sistem e-IPO ini juga ditujukan untuk memperluas partisipasi Perusahaan Efek sebagai agen penjual dalam proses penawaran umum. Diharapkan, sistem ini dapat meningkatkan partisipasi dan penyebaran kepemilikan saham khususnya bagi para investor ritel pada pasar perdana.

"Sehingga diharapkan akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham di pasar sekunder," ucap Yulianto.

(wel/sfr)