Cetak Sejarah, Harga Emas Dunia Naik ke US$2.000 per Troy Ons

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 10:06 WIB
Harga emas melesat ke US$2.000 per troy ons. Harga tersebut merupakan yang tertinggi dalam sejarah. Harga emas dunia tembus US$2.000 per troy ons, atau yang pertama dalam sejarah. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga emas dunia melesat ke US$2.000 per ons troi pada Selasa (4/8). Harga tersebut merupakan yang tertinggi dalam sejarah dan menandai lonjakan terbaru pada komoditas yang dianggap paling minim risiko selama ketidakpastian ekonomi.

Sejak Januari 2020 hingga saat ini, harga emas juga tercatat telah meningkat lebih dari 30 persen. Hal ini disebabkan pelemahan ekonomi serta muramnya prospek keuangan global akibat pandemi Covid-19 di berbagai negara.

Di samping itu, penguatan emas juga dipicu kekhawatiran investor terkait tidak lolosnya stimulus tambahan untuk mendukung ekonomi Amerika Serikat di tengah tingginya angka kasus Covid-19 di negeri tersebut. Terlebih, Demokrat dan Republika di Kongres belum mencapai kesepakatan meskipun negosiasi telah berhari-hari.


"Harga emas dipandang sebagai peluang pembelian. Ini tidak mengherankan mengingat tingginya jumlah kasusCovid-19 yang sedang berlangsung, ketegangan yang berkelanjutan di Kongres AS atas paket bantuan ekonomi tambahan, tingkat suku bunga riil negatif yang semakin meluas, dan pasar saham yang bernilai tinggi," kata Commerzbank dalam sebuah analisis dikutip dari AFP Rabu (5/8).

Meski demikian, saham Wall Street secara perlahan naik sekitar 1.645 GMT sementara Dow Jones naik 0,4 persen karena pasar mengamati laporan terkait klaim kemajuan jelang kesepakatan di Washington baru-baru ini.

"Ada keinginan besar dari kedua belah pihak untuk mendapatkan semacam stimulus. Saya pikir pasar mengharapkan itu," kata Bob Phillips, di Spectrum Management Group.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/agt)