Daftar Korporat yang Cetak Cuan di Tengah Ancaman Resesi

CNN Indonesia | Kamis, 06/08/2020 06:54 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merinci perusahaan sektor farmasi, konsumsi, keuangan, dan telekomunikasi mencetak untung di tengah ancaman resesi. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merinci perusahaan sektor farmasi, konsumsi, keuangan, dan telekomunikasi mencetak untung di era corona. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sejumlah perusahaan swasta dan nasional sukses mencetak keuntungan di tengah pandemi virus corona atau covid-19, bahkan di tengah ancaman resesi ekonomi. Perusahaan itu terdiri dari berbagai sektor industri. 

"Kami melihat dampak ke sektor riil, masih ada beberapa emiten yang tumbuh positif. Jadi meskipun ada penurunan ekonomi di kuartal II 2020 tapi beberapa sektor masih resilient," ujar Airlangga saat konferensi pers virtual, Rabu (5/8). 

Secara sektor, perusahaan di sektor barang konsumsi dan farmasi yang paling tinggi mencetak keuntungan. Perolehan keuntungan tertinggi diperoleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sebesar Rp3,38 triliun pada semester I 2020. 


Laba perusahaan naik Rp810 miliar atau 31,51 persen dari Rp2,57 triliun pada semester I 2019.

Diikuti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang mencatat keuntungan Rp2,84 triliun atau naik Rp300 miliar dari Rp2,54 triliun pada periode yang sama. 

Kemudian, keuntungan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik Rp131 miliar menjadi Rp1,39 triliun, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) meningkat Rp131 miliar menjadi Rp938 miliar, dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) bertambah Rp47 miliar menjadi Rp555 miliar. 

Sektor dengan perolehan keuntungan tertinggi kedua adalah keuangan. Tercatat, keuntungan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) naik Rp300 miliar dari Rp1,53 triliun menjadi Rp1,56 triliun pada semester I 2020. 

Kenaikan laba juga diperoleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) sebesar Rp52 miliar menjadi Rp809 miliar, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) sekitar Rp11,5 miliar menjadi Rp31,3 miliar.

Lalu, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebesar Rp8 miliar menjadi Rp807 miliar.

Peningkatan laba juga terjadi di perusahaan-perusahaan sektor telekomunikasi, teknologi, dan media. Laba PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meningkat Rp128 miliar dari Rp382 miliar menjadi Rp510 miliar. 

Sementara, laba PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp6,7 miliar menjadi Rp31,2 miliar dan PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) meningkat Rp4 miliar menjadi Rp156 miliar.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)