Daftar 11 Pelatihan Kartu Prakerja yang Paling Laris

CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 07:53 WIB
Pelaksana Kartu Prakerja menyebut ada 11 pelatihan yang paling laris diminati peserta. Salah satunya, pemasaran. Pelaksana Kartu Prakerja menyebut ada 11 pelatihan yang paling laris diminati peserta. Salah satunya, pemasaran. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja mengungkapkan 11 kategori pelatihan paling banyak diburu oleh peserta. Salah satunya, penjualan dan pemasaran.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menuturkan pada posisi pertama kategori pelatihan paling laku adalah penjualan dan pemasaran. Tercatat, sebanyak 300 ribu peserta yang membeli pelatihan ini.

"Sebenarnya ketika kami kontraskan dengan statistik dari berbagai job platform (platform pencari kerja) itu match (sesuai). Memang lapangan kerja paling banyak di 2019 itu penjualan dan pemasaran. Namun, untuk tahun ini, job platform melaporkan ada penurunan iklan lowongan kerja," ujarnya dalam paparan virtual, Jumat (7/8).


Disusul oleh kategori pelatihan bundling (paket). Peserta menyukai program paket pelatihan tersebut karena dinilai memudahkan mereka mendapatkan keahlian yang dibutuhkan untuk mencari kerja.

Biasanya, dalam satu paket pelatihan berisi beberapa macam kategori pelatihan, mulai dari pemasaran, produksi produk, hingga keuangan.

Namun, PMO telah menghentikan penawaran paket pelatihan ini sejak awal Juli lalu lantaran dinilai tidak efektif.  

"Misalnya paket kopi, ada pembuatan, ada pemasaran, ada keuangan yang itu tidak bisa kami kategorikan," paparnya.

Selanjutnya, kategori pelatihan terlaris adalah teknologi informasi, keuangan, dan bahasa asing meliputi Inggris, Korea, Jepang, Arab serta Mandarin.

Menyusul, kategori pelatihan gaya hidup, manajemen, perkantoran, sosial dan perilaku misalnya customer service (CS), makanan dan minuman, dan pertanian. "Jadi, ini kelompok paling favorit yang diambil teman-teman Prakerja," tuturnya.

PMO mencatat peserta Kartu Prakerja sejak gelombang I hingga III telah membeli 1.338 jenis pelatihan. Sementara itu, rentang harga kategori pelatihan yang diminati yakni Rp0 hingga Rp1 juta dengan rat-rata harga pelatihan yang dibeli Rp384 ribu.

"Jumlah transaksi pembelian pelatihan yang terjadi sampai sekarang sebanyak 855 ribu transaksi pembelian," tandasnya.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/bir)