Serapan Rendah, Subsidi Bunga UMKM Dialihkan Jadi Modal Kerja

CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 20:31 WIB
Pemerintah mencatat penyerapan anggaran subsidi bunga UMKM rendah sehingga sebagian dialihkan untuk modal kerja pengusaha kecil sebesar Rp2,4 juta per orang. Pemerintah mencatat penyerapan anggaran subsidi bunga UMKM rendah sehingga sebagian dialihkan untuk modal kerja pengusaha kecil sebesar Rp2,4 juta per orang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sebagian anggaran subsidi bunga untuk UMKM yang mencapai Rp35,28 triliun akan dialihkan menjadi modal kerja sebesar Rp2,4 juta per pengusaha kecil.

Hal tersebut lantaran penyerapan anggaran masih sangat rendah kendati program tersebut sudah berjalan lebih dari tiga bulan.

"Yang penerapan subsidi bunga dari target Rp35,3 triliun baru terealisasikan Rp1 triliun," ujar Budi dalam webinar bertajuk Gotong Royong untuk Jaga UMKM Indonesia, Selasa (11/8).


Meski demikian, menurut Budi, rendahnya serapan anggaran subsidi bunga kredit untuk UMKM lebih disebabkan pada berlebihnya alokasi anggaran dibandingkan kebutuhan di lapangan.

Ia menyebut subsidi bunga sekitar Rp1 triliun yang telah terserap sudah menjangkau 13 juta nasabah UMKM dengan total kredit sebesar Rp204 triliun.

"Ada kredit di BRI besar-besar, BNI sedikit, Mandiri sedikit. Yang kelas mikronya ditambah yang di Permodalan Nasional Madani, Mekar, itu sudah ada 13 juta nasabah. Subsidi bunganya hanya satu triliun jadi kita sadar bahwa dari Rp35 triliun ini tidak mungkin habis ini akan kita alokasikan ke program yang baru," tegasnya.

Seperti diketahui, bantuan modal sebesar Rp2,4 juta yang akan diberikan kepada 12 juta UMKM rencananya mulai disalurkan usai HUT RI ke-75 atau setelah 17 Agustus 2020.

Budi mengatakan, hingga saat ini, pemerintah masih menyiapkan data UMKM yang layak mendapat bantuan dari pemerintah di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

"Kami mau berikan modal awal usaha besarnya 2,4 juta kita akan kasih ke teman-teman UMKM mudah-mudahan segera bisa diluncurkan bagar bisa membantu mereka menjalankan usaha mereka," tutur pria yang juga menjabat sebagai .

Tak hanya itu, ke depan pemerintah juga akan memberi bantuan tambahan kepada pelaku UMKM penerima manfaat modal kerja tersebut berupa akses kepada pasar.

"UMKM ini adalah swasta, kami akan melakukan penyerapan, kami akan serap produksi UMKM untuk salurkan langsung ke titik konsumsi yang mungkin lokasinya berbeda jauh," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/sfr)