Lindungi Gajah, Sri Lanka Bakal Larang Impor Produk Plastik

CNN Indonesia | Jumat, 28/08/2020 20:34 WIB
Pemerintah Sri Lanka bakal melarang impor produk plastik setelah menengarai plastik yang berada di tempat pembuangan sampah menjadi pembunuh utama gajah. Pemerintah Sri Lanka bakal melarang impor produk plastik setelah menengarai plastik yang berada di tempat pembuangan sampah menjadi pembunuh utama gajah. Ilustrasi. (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sri Lanka akan melarang impor sebagian besar produk plastik. Aturan ini bakal dikeluarkan guna melindungi gajah dan rusa liar yang mati akibat memakan limbah.

Menteri Lingkungan Hidup Sri Lanka Mahinda Amaraweera mengatakan pihaknya sedang merancang undanng-undang (uu) larangan impor barang-barang plastik. Menurutnya, beleid itu akan keluar dalam beberapa bulan ke depan.

Amaraweera bilang ini menjadi fokus pemerintah karena plastik yang berada di tempat pembuangan sampah telah menjadi pembunuh utama gajah. Pemerintah sempat melakukan otopsi dan menemukan beberapa kilo plastik di dalam perut hewan mati.


"Plastik menyebabkan kerusakan yang tak terhitung pada satwa liar kami, seperti gajah, rusa, dan hewan lainnya. Kami perlu mengambil tindakan segera untuk menindaklanjuti situasi ini," ucap Amaraweera, dikutip dari AFP, Jumat (28/8).

Ia bilang larangan impor itu khususnya untuk mainan dan peralatan rumah tangga. Namun, tak menutup kemungkinan larangan impor barang plastik diperluas ke manufaktur lokal.

Sri Lanka sebenarnya telah melarang pembuatan atau impor plastik nonbiodegradable yang digunakan untuk membungkus makanan dan tas belanja sejak 2017.

[Gambas:Video CNN]

Sementara, gajah liar yang terancam punah dilindungi oleh hukum di Sri Lanka. Hal itu tetap dilakukan meski ada bentrokan antara manusia dengan petani yang merenggut korban dari dua sisi.

Presiden Gotabaya Rajapaksa sebelumnya telah memberikan waktu dua tahun kepada petugas satwa liar untuk mengurangi konflik antara manusia dengan gajah. Pasalnya, konflik itu telah merenggut nyawa 607 gajah dan 184 orang sejak 2019.

 

(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK