Harga Batu Bara Turun ke US$49,42 per Ton Gara-gara Corona

CNN Indonesia | Rabu, 02/09/2020 10:19 WIB
Harga batu bara acuan pada September turun tipis US$0,92 per ton menjadi hanya US$49,42 per ton karena rendahnya serapan pasar dan konsumsi domestik. Harga batu bara acuan pada September turun tipis US$0,92 per ton menjadi hanya US$49,42 per ton karena rendahnya serapan pasar dan konsumsi domestik. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar).
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga Batu Bara Acuan (HBA) kembali tertekan akibat rendahnya serapan pasar global dan konsumsi batu bara domestik akibat pandemi virus corona (covid-19).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyebut harga batu bara acuan (HBA) September 2020 turun menjadi US$49,42 per ton.

Harga tersebut tercatat penurunan tipis sebesar US$0,92 per ton dari HBA bulan sebelumnya US$50,34 per ton.


"Untuk Harga Batu bara Acuan (HBA) pada September ditetapkan sebesar 49,42 dolar AS per ton," ujar Agung dalam keterangan resminya, Selasa (2/9).

Menurut Agung, sentimen utama dari kontraksi HBA disebabkan oleh pengetatan kebijakan impor China dan India. Kondisi ini berujung pada cadangan batu bara di kedua negara tersebut melimpah, sehingga kebutuhan impor batu bara menurun.

"Covid-19 mengakibatkan penurunan impor batu bara oleh China sebesar 20 persen dan belum pulihnya permintaan dari India pasca-lockdown (penutupan wilayah)," jelasnya.

Sejak covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global sepanjang tahun ini, HBA sempat menguat ke angka US$67,08 per ton pada Maret atau naik 0,28 persen dibandingkan Februari yang berada di posisi US$66,89 per ton. 

Namun, HBA terus melemah ke angka US$65,77 per ton pada April dan US$61,11 per ton pada  Mei. Selanjutnya Juni di angka US$52,98 per ton dan pada Juli turun lagi di US$52,16 per ton.

Seperti diketahui, HBA diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Nantinya, harga acuan ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batu bara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board (FOB Veseel).

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK