Jadwal Operasional Bank Mandiri di Era PSBB Total

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Senin, 14/09/2020 11:22 WIB
Bank Mandiri mengurangi operasional kantor cabang dari 287 pada masa PSBB transisi menjadi 223 kantor pada masa PSBB total mulai Senin (14/9). Bank Mandiri mengurangi operasional kantor cabang dari 287 pada masa PSBB transisi menjadi 223 kantor pada masa PSBB total mulai Senin (14/9). Ilustrasi. (Dok. Bank Mandiri).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyesuaikan jadwal operasional di wilayah DKI Jakarta, seiring dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai hari ini, Senin (14/9).

Direktur Operasional Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan perseroan tetap buka dengan jumlah cabang yang operasional sebanyak 223 kantor di seluruh DKI Jakarta. Jumlah ini berkurang dibandingkan dengan 287 kantor cabang pada masa PSBB transisi.

Pengoperasian kantor cabang, lanjut Panji, sesuai dengan arahan Pemprov DKI Jakarta terkait penghentian operasional beberapa kawasan, gedung, atau pun instansi pemerintah.


"Mereka akan memberikan layanan perbankan mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan protokol kesehatan ketat oleh seluruh karyawan," ujarnya melalui keterangan resmi.

Apabila kantor cabang Bank Mandiri ada di dalam kawasan atau gedung atau wilayah yang ditutup, maka perseroan akan mengalihkan operasional cabang tersebut ke cabang terdekat.

Faktor lain yang akan diperhatikan adalah kedekatan antar kantor cabang yang memungkinkan dilakukan pengalihan operasional.

Nasabah, kata Panji, dapat mengakses informasi data cabang operasional melalui bmri.id/operasionalcabang yang akan diperbarui secara harian.

Diharapkan nasabah memahami dan mendukung ketentuan yang diterapkan di setiap kantor cabang Bank Mandiri, terutama terkait protokol kesehatan.

Adapun, protokol yang diterapkan, antara lain pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan pegawai menggunakan thermometer gun. Lalu, pembatasan kontak langsung antara pegawai dengan nasabah, serta pengaturan antrian dengan konsep jaga jarak.

Di samping itu, Bank Mandiri juga memastikan seluruh teller menggunakan masker dan sarung tangan, menyiapkan hand sanitizer, memasang akrilik di counter teller dan meja CS, serta melakukan penyemprotan gedung dengan cairan disinfektan secara berkala.

"Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan," kata Panji.

Terkait layanan, pihaknya berharap nasabah dapat memanfaatkan berbagai channel elektronik Bank Mandiri yang bisa menggantikan peran kantor cabang, antara lain ATM/CRM berikut mesin EDC, serta melalui channel berbasis aplikasi/web.

Seperti aplikasi Mandiri Online, Mandiri Internet Bisnis, Mandiri Cash Management, dan termasuk juga transaksi melalui agen branchless banking.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staff perbankan di Bank Mandiri.

"Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call," tandas Panji.

[Gambas:Video CNN]



(bir/age)