Cara Mengikuti Survei Prakerja Agar Dapat Insentif Tambahan

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 13:31 WIB
Peserta program Kartu Prakerja dapat memperoleh insentif tambahan senilai total Rp150 ribu. Berikut caranya mengikuti survei untuk mendapat insentif. Peserta program Kartu Prakerja dapat memperoleh insentif tambahan senilai total Rp150 ribu. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Pelaksana (Project Management Officer/ PMO) Kartu Prakerja menyatakan penerima manfaat program Kartu Prakerja yang telah menyelesaikan pelatihannya dapat menerima 'uang saku' tambahan senilai total Rp150 ribu.

Insentif itu diberikan apabila peserta menyelesaikan tiga survei yang masing-masing bernilai Rp50 ribu.

"Mereka yang sudah mengisi survei akan mendapat Rp50 ribu (per survei)," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/9).


Lantas, bagaimana cara mengikuti survei tersebut?

Melansir dari situs resmi Program Kartu Prakerja yaitu prakerja.go.id, pengisian survei dilakukan secara daring di laman: https://dashboard.prakerja.go.id.

Karena dalam mengisi survei dibutuhkan waktu sekitar 20 menit hingga 30 menit, disarankan untuk melakukan survei di waktu senggang agar pengisian survei tidak terpenggal.

Sebelum mengisi survei, peserta akan diminta untuk melakukan proses login terlebih dahulu menggunakan email dan kata sandi yang didaftarkan sebelumnya.

Nantinya, akan disediakan daftar pertanyaan yang harus dijawab dengan tuntas untuk mendapatkan insentif tersebut. Peserta diharapkan mengisi survei dengan jujur agar bahan evaluasi PMO akurat.

Jika dalam proses pengisian peserta menemui kendala, Anda dapat menghubungi PMO Kartu Prakerja pada alamat surel survei@prakerja.go.id dengan subjek "Survei Kebekerjaan".

Lebih lanjut, Louisa menyebut ada satu syarat yang harus dipenuhi yaitu peserta harus sudah menyelesaikan pelatihannya untuk dapat mencairkan uang insentif.

Survei merupakan amanat dari Peraturan Presiden (PP) Nomor 36 Tahun 2020 yang diubah yang telah diubah oleh Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2020, dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 3 Tahun 2020 untuk mengevaluasi efektivitas Program Kartu Prakerja.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)