Menhub Klaim Penumpang Angkutan Udara Kembali Menanjak

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 17:20 WIB
Menhub Budi menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transportasi udara dari penularan virus corona mulai meningkat. Menhub Budi menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transportasi udara dari penularan virus corona mulai meningkat. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengklaim jumlah penumpang pesawat mengalami tren peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Budi, hal ini menunjukkan mulai meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transportasi udara dari penularan virus corona yang tak lepas dari ketatnya protokol kesehatan yang diatur kementeriannya.

Aturan yang dimaksud salah satunya adalah Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Nomor 13 Tahun 2020, yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2020.


"Covid-19 sangat memukul sektor transportasi dan bahkan yang paling parah sektor penerbangan mengalami kontraksi 30 persen. Ini yang membuat pergerakan sektor udara menurun drastis, namun kami bahagia Agustus, September ini sudah naik dalam satu besaran yang lebih bagus," ujarnya

Apa yang disampaikan Budi demikian tak jauh berbeda dengan data yang disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto dalam webinar yang diselenggarakan INACA, Jumat malam (18/9) lalu.

Novie menuturkan data kenaikan jumlah penumpang pada Juni, Juli hingga Agustus memang terlihat meningkat dibandingkan awal pandemi pada Maret lalu. Namun, tren kenaikan itu mulai mandek memasuki September 2020.

"Kalau dilihat trennya setelah Agustus, September naiknya berat banget ya, kecil sekali. Tidak signifikan kalau dibanding bulan-bulan sebelumnya," kata Novie.

[Gambas:Video CNN]

Bahkan, ia bilang, rata-rata pergerakan pesawat dari dan menuju Bali yang biasanya mencapai 450-500 penerbangan per hari, kini hanya terealisasi sekitar 25 persen.

Sedangkan di Bandara Soekarno-Hatta, traffic pergerakan penumpang relatif stabil di angka 450-500 penerbangan per hari.

"Kami harap trennya tidak pelan, tentu saja membutuhkan kerja keras kita bersama memperbaiki sana sini, memperbaiki komunikasi publik kita kepada semua kalangan masyarakat dengan mencari komunikasi efektif yang bisa jangkau konsumennya dan beri image lebih baik lagi buat konsumen-konsumen kita," tutur Novie.

(hrf/sfr)