AP II Respons Keluhan Terkait Layanan di Soetta saat Pandemi

CNN Indonesia | Minggu, 27/09/2020 20:00 WIB
Angkasa Pura II berjanji akan melayani penumpang lebih ramah lagi terkait keluhan penumpang yang baru tiba di Bandara Soett terkait pandemi covid-19. Pengelola Bandara Soett, PT Angkasa Pura II berjanji akan memberikan pelayanan lebih ramah lagi pada penumpang. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Angkasa Pura II (Persero) menjawab keluhan penumpang terkait penanganan penumpang pesawat dari luar negeri ketika mendarat di Terminal 3 (T3) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di masa pandemi covid-19. Keluhan tersebut datang dari salah satu penulis kenamaan, Trinity yang diunggah melalui ulasan (thread) di akun Twitter resminya, @TrinityTraveler.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan saat ini operasional Bandara Soetta merujuk ke sejumlah peraturan pencegahan penyebaran covid-19 sejak empat bulan lalu. Sementara itu, penanganan kedatangan penumpang internasional di Bandara Soetta dilakukan oleh satgas udara dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19.

Satgas covid-19 tersebut terdiri dari unsur gabungan yakni PT Angkasa Pura II, TNI, Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, Kantor Otoritas Bandara, Kantor Imigrasi, serta Bea dan Cukai.


"PT Angkasa Pura II telah menghubungi Trinity untuk menyampaikan permohonan maaf apabila ada pelayanan yang kurang berkenan. Kami juga berkoordinasi dengan seluruh stakeholder agar pelayanan dapat dilakukan dengan lebih ramah," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (27/9).

Ia mengatakan Angkasa Pura II juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung prosedur kedatangan penumpang internasional dapat dijalankan dengan lancar. Selanjutnya, mereka mengatakan akan memperbaiki apa yang dirasa kurang oleh penumpang.

Sementara itu, Kepala KKP Kemenkes Bandara Soetta Anas Ma'ruf mengatakan saat ini prosedur pengecekan kesehatan sudah dijalankan sesuai dengan peraturan guna mencegah penyebaran virus corona.

"Ke depannya kami akan meminta agar petugas lebih ramah dalam berkomunikasi dengan penumpang," jelas.

Ketua Satgas Udara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kolonel Pas M.A Silaban mengatakan semua pihak terkait (stakeholder) berupaya menjalankan prosedur kesehatan di Bandara Soetta. Ia menuturkan sinergi para stakeholder akan ditingkatkan.

"Kami berupaya menjaga agar prosedur kedatangan penumpang internasional dapat dijalankan dengan baik, serta menjaga ketertiban dan keamanan agar penumpang dapat menerapkan physical distancing," ucapnya.

Sebelumnya, Trinity mengeluhkan penanganan penumpang pesawat dari luar negeri ketika mendarat di Terminal 3 (T3) Bandara Soetta. Ia menilai petugas kurang memberikan instruksi jelas terkait apa yang harus dilakukan penumpang.

Ketika itu, Trinity pulang ke Tanah Air dari perjalanan ke Turki pada Sabtu (26/8) pukul 18.00 WIB. Sesampainya di Bandara Soetta ia mengaku diserbu dengan teriakan petugas yang menyuruh seluruh penumpang duduk di sebuah tempat. Mereka pun diminta mengisi formulir klirens kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

"Seharusnya ada informasi yang jelas yang bisa diakses semua orang WNI & WNA tentang bagaimana tata cara masuk Indonesia. Ga usah pake teriak2 dan bentak2 juga pan? It's humiliating!" tulisnya dikutip dari Twitter.

Bukan hanya dari sisi penanganan, ia juga mengeluhkan minimnya perlengkapan protokol kesehatan seperti hand sanitizer dan wastafel. Ia juga menyebutkan sejumlah petugas tidak mengenakan APD lengkap hingga alat saturasi oksigen yang tidak dibersihkan usai digunakan oleh penumpang lain.

(ulf/sur)

[Gambas:Video CNN]