Brexit Buat 7.500 Pekerjaan di Sektor Keuangan Hilang

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 23:00 WIB
Perusahaan sektor keuangan telah mengalihkan lebih dari 7.500 pekerjaan ke lokasi Eropa di luar Inggris karena Brexit. Perusahaan sektor keuangan telah mengalihkan lebih dari 7.500 pekerjaan ke lokasi Eropa di luar Inggris karena Brexit.(Kenzo TRIBOUILLARD / AFP).
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan keuangan telah mengalihkan lebih dari 7.500 pekerjaan ke lokasi Eropa di luar Inggris karena Brexit. Angka tersebut berasal dari survei yang dilakukan EY. Survei ini pun menunjukkan masa transisi keluarnya Inggris dari Uni Eropa hampir berakhir.

Namun, laju relokasi justru melambat karena pandemi virus corona. EY Financial Services Brexit Tracker menunjukkan Dublin, Irlandia menjadi destinasi relokasi perusahaan dari Inggris, selain Luksemburg.

Brexit Tracker memperkirakan bahwa aset senilai US$1,52 triliun ditransfer keluar dari Inggris karena perusahaan yang relokasi.


"Banyak perusahaan jasa keuangan telah menerapkan sebagian besar rencana relokasi mereka sebelum awal tahun, dan kami melihat sangat sedikit pergerakan pada paruh pertama 2020," kata Omar Ali, Mitra Jasa Keuangan EY.

Menurut Ali, pergerakan lambat tersebut karena pembatasan pergerakan di tengah pandemi. Sehingga, perusahaan yang akan relokasi pun kesulitan bolak-balik ke lokasi di Uni Eropa.

Ali mengatakan perusahaan sedang melihat standar baru yang akan mendukung industri Inggris melampaui fase awal pasca-Brexit.

Menurutnya, Inggris sedang memastikan tetap menjadi pusat keuangan global terkemuka, walaupun keluar dari Uni Eropa.

[Gambas:Video CNN]



(age/bir)