Bioskop Jakarta Dibuka, CGV Siapkan Film & Protokol Kesehatan

CNN Indonesia | Senin, 12/10/2020 05:33 WIB
CGV mennyiapkan konten film dan protokol kesehatan setelah pemerintah DKI Jakarta mengizinkan bioskop beroperasi selama masa PSBB transisi. CGV menyiapkan konten film dan protokol kesehatan jelang PSBB transisi. (Foto: CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan bioskop beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Head of Sales and Marketing CJ CGV Cinemas Manael Sudarman mengatakan hal ini disambut baik oleh para pengelola bioskop.

Namun CGV memastikan tak akan langsung membuka seluruh bioskopnya karena perlu memastikan sejumlah hal. Pertama, ketersediaan konten film yang akan ditayangkan. Kedua, detail aturan dan menyiapkan protokol kesehatan di gedung bioskop dapat dijalankan dengan baik.

"Kami masih dalam persiapan, kemungkinan hari Senin baru kita diskusikan," ucapnya kepada CNNIndonesia.com Minggu (11/10).


Menurut Manael, ketersediaan konten menjadi isu penting yang perlu dihadapi para pengusaha bioskop. Pasalnya hampir di seluruh dunia, produksi film terhenti akibat Covid-19.

Di Indonesia sendiri banyak production house yang masih enggan merilis filmnya sampai ada kepastian pulihnya jumlah pengunjung bioskop.

"Hollywood belum selesai urusan Covid sehingga dari sisi konten mereka pilih Produksi tahun depan. PH dalam negeri juga sama mereka akan rilis kalau kapasitas sudah sesuai dengan yang mereka harapkan," imbuhnya.

Jika ketersediaan film masih belum memadai dan tak sesuai dengan keuntungan bisnis, maka kemungkinan CGV akan menutup kembali operasionalnya. "Jadi walaupun diizinkan buka, tapi kalau konten tidak ada apakah make sense. Kalau dari sisi pendapatan enggak masuk, mungkin hibernasi harus dilanjutkan," tutur Manael.

Sementara untuk protokol kesehatan, menurut Manael, CGV perlu mendata kembali persiapan yang dibutuhkan. Termasuk apakah nantinya stan makanan dan minuman ringan akan tetap dibuka.

"Yang pasti dari sisi regulasi pengunjung minum harus diikuti. Lalu prosedur entry ke dalam bioskop. Di bulan lalu sempat ada larangan makan di dalam bioskop nanti akan kami pelajari kembali seperti apa regulasinya," ujarnya.

Secara keseluruhan, total bioskop CGV di Jakarta sendiri mencapai sebanyak 12 bioskop. Sementara di kawasan Bodetabek, terdapat 8 bioskop di mana 3 bioskop berada di Bekasi, 4 bioskop di Tangerang dan 1 bioskop di Depok.

Manael berharap dibukanya kembali bioskop di Jakarta dapat memperbaiki arus kas perusahaan agar dapat kembali melesat ketika pandemi covid-19 berakhir. 

Selain di Jakarta CGV sendiri sudah kembali membuka jaringan bioskopnya di Bandung, Jawa Barat setelah Pemerintah kota Bandung memberi izin operasional kegiatan hiburan di kota Bandung, termasuk bioskop.

Izin tersebut berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata kota Bandung, dan pasca tinjauan Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Bandung ke bioskop CGV beberapa waktu lalu.

Salah satu film Box Office yang akan tayang perdana di bioskop  Indonesia sendiri, kata dia, adalah Train to Busan 2: Peninsula yang sudah ditunggu-tunggu penggemar film di Indonesia. 

Sedangkan penayangan film (showtime) di bioskop CGV akan dimulai pukul 12.00 WIB, dan waktu operasional bioskop akan menyesuaikan dengan jam operasional pusat perbelanjaan dimana CGV berada.

"Kami kebetulan punya kedekatan dengan distributor film Korea, khususnya, dan Asia pada umumnya. Korea sendiri kan masih produksi. misalnya Penissula, yang akan tayang," tandasnya.

(hdf/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK