132 Juta Orang Diprediksi Kelaparan Karena Resesi Ekonomi

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 14:29 WIB
FAO memprediksi setidaknya 132 juta orang di dunia menderita kelaparan sampai akhir tahun ini akibat resesi ekonomi. FAO memprediksikan setidaknya 132 juta orang di dunia menderita kelaparan sampai akhir tahun ini akibat resesi ekonomi.(CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memprediksikan setidaknya 132 juta orang di dunia menderita kelaparan sampai akhir tahun ini akibat resesi ekonomi.

Perwakilan FAO Indonesia Victor Mol mengatakan pandemi memperburuk sistem pangan dan pertanian dunia yang rapuh. Bahkan, sebelum pandemi, ia bilang lebih dari dua miliar orang tidak memiliki akses yang tetap untuk makanan yang aman dan bergizi.

"Lebih dari sebelumnya, kita membutuhkan inovasi dan kemitraan yang kuat. Setiap orang memiliki peran untuk dilakukan mulai dari pemerintah, swasta hingga individu untuk memastikan makanan sehat dan bergizi tersedia untuk semua," kata dia seperti dikutip dari rilis, Jumat (16/10).


Namun, ia berpendapat bahwa pandemi covid-19 juga memberikan kesempatan untuk membangun kembali sistem pangan dan pertanian dunia.

Sistem pangan global, kata Mol, harus dibenahi mengingat sampai hari ini kelaparan masih terjadi dan angka kegemukan cukup tinggi. Belum lagi isu soal pemborosan makanan yang cukup marak serta kurangnya proteksi pekerja sepanjang rantai pangan. Hal tersebut dinilainya menjadi ironi di tengah kemampuan produksi pangan yang terbatas.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa hari pangan sedunia tahun ini yang jatuh pada tanggal 16 Oktober harus memberikan kesempatan untuk berterima kasih kepada Pahlawan Pangan, yakni petani, nelayan, komunitas hutan dan pekerja di seluruh rantai pasokan makanan.

"Berkat mereka, dalam keadaan apa pun, terus menyediakan makanan untuk komunitas mereka dan sekitarnya," katanya.

Tema Hari Pangan Sedunia tahun ini yang bertajuk 'Tumbuhkan, Pelihara, Lestarikan Bersama. Tindakan Kita adalah Masa Depan Kita' menyerukan pembangunan kembali sistem pangan dan pertanian yang lebih tangguh dan kuat.

FAO sendiri dibentuk untuk membangun pertanian dan menyediakan makanan yang cukup dan bergizi bagi semua. Kehancuran masif perang Dunia II yang menimbulkan jutaan korban meninggal dunia baik karena perang maupun kelaparan merupakan latar belakang berdirinya FAO.

[Gambas:Video CNN]



(wel/age)