Jokowi soal Vaksin Corona: Gratis Urusan Menkes, Mandiri BUMN

CNN Indonesia | Senin, 19/10/2020 12:45 WIB
Jokowi mengatakan vaksin corona akan menjadi urusan Kementerian Kesehatan dan mandiri atau bayar akan menjadi urusan BUMN. Jokowi mengatakan vaksin corona kemungkinan diberikan secara gratis dan bayar. Ilustrasi. (iStockphoto/herraez).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah akan mendistribusikan vaksin covid-19 atau virus corona dengan dua cara, gratis dan berbayar. Untuk vaksin gratis, komandonya akan berada di bawah Kementerian Kesehatan.

Ia menyatakan untuk vaksin berbayar akan menjadi tanggung jawab Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Jokowi, hal ini harus dibahas secara matang agar pertanggungjawaban terkait vaksin virus corona menjadi jelas.

"Kalau menurut saya untuk vaksin gratis untuk rakyat urusan Menteri Kesehatan, untuk mandiri itu urusan BUMN. Ini harus jelas, kalau tidak jelas yang tanda tangan menjadi tidak jelas," ucap Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas secara virtual, Senin (19/10).


Kepala negara juga mengingatkan menterinya untuk melakukan persiapan yang matang dalam pendistribusian vaksin. Pasalnya, hal itu bukan perkara mudah.

"Perlu pelatihan, jangan dianggap enteng, ini bukan hal mudah. Pelatihan membawa vaksin, menempatkan vasin, ini karena jumlahnya banyak," terang Jokowi.

Untuk itu, ia ingin agar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia dilibatkan dalam menyimpan dan mendistribusikan vaksin. Organisasi itu diharapkan bisa memberikan pelatihan, sehingga ada standarisasi yang jelas dalam menyimpan dan mendistribusikan vaksin.

"Hati-hati, ini bukan barang mudah. Setelah saya pelajari ini tidak mudah," tegas Jokowi.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyatakan harga vaksin corona sekitar Rp200 ribu. Ini adalah harga vaksin yang bahan bakunya berasal dari Sinovac.

Honesti menyatakan biaya pengiriman tiap dosisnya sekitar US$2. Honesti mengungkap dalam surat resmi yang disampaikan oleh Sinovac, ada beberapa faktor penentu harga vaksin covid-19.

Salah satu faktornya adalah bergantung investasi pada studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar. Begitu juga di Indonesia, sehingga skema pemberian harga vaksin covid-19 ini tidak sama di tiap negara.

[Gambas:Video CNN]



(aud/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK