Gubernur Sulut Puji Jokowi Bantu Petani saat Pandemi Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 13:46 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey bantuan dari Presiden Jokowi benar-benar bisa membantu petani yang kesulitan menjual hasil panen. Gubernur Sulut Olly Dondokambey memuji Presiden Jokowi yang memberikan bantuan pada petani di tengah pandemi virus corona (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memuji langkah Presiden Joko Widodo membantu para petani saat ekonomi dihantam krisis akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Olly bersyukur Jokowi menurunkan pajak pertambahan nilai (PPN) produk pertanian dari 10 persen ke 1 persen. Menurutnya, langkah itu meringankan beban petani yang mengalami penurunan penjualan.

"Biasanya kami jual cengkeh misalnya Rp100 ribu, sekarang Rp40 ribu-Rp50 ribu. Tapi untung pak presiden menurunkan PPN pertanian 1 persen, suatu yang baik," kata Olly saat penganugerahan CNBC Indonesia Awards di Jakarta, Jumat (23/10).


Dia bilang keringanan ini juga membuat pemda bisa berinovasi. Pemprov Sulut sendiri menggalakkan ekspor pangan guna membantu penjualan para petani yang kesulitan berjualan di dalam negeri.

Sejak awal September, Sulut menginisiasi ekspor mandiri ke Jepang. Awalnya, mereka menargetkan ekspor 10 ton pangan, mencakup rempah-rempah, gula aren, dan bawang. Namun ekspor justru hingga 20 ton pekan ini.

"Ini menjadi daya tarik. Akhirnya Ambon masuk, Makassar ikut, Maluku Utara ikut ekspor ikan, Gorontalo ikut. Mudah-mudahan Sulut jadi kota jasa seperti Singapura," ujarnya.

Sulut pun memanfaatkan letak geografis di tengah Sulawesi Tengah dan Maluku Utara. Mereka menargetkan penjualan pangan ke Sulteng yang menjadi pusat industri nikel.

Olly menyebut mereka akan melayani sekitar 500 ribu orang yang bekerja di Morowali Utara. Ia juga menyiapkan Sulut untuk melayani kantong-kantong warga lainnya di dua provinsi sekitar.

"Dua daerah ini industri masa depan. Kami menempatkan diri sebagai kota jasa," tuturnya.

(dhf/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK