Pengusaha Pariwisata Minta Anies Cabut PSBB Transisi DKI

CNN Indonesia | Senin, 16/11/2020 20:42 WIB
Pengusaha pariwisata meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut PSBB transisi karena banyaknya pelanggaran yang terjadi. Pengusaha pariwisata meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut PSBB transisi karena banyaknya pelanggaran yang terjadi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Visit Wonderful Indonesia (VIWI Board) selaku himpunan 18 asosiasi industri pariwisata nasional meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang saat ini masih berlaku.

Ketua VIWI Board Hariyadi Sukamdani menilai peraturan yang ditentukan pemerintah pusat dan daerah mengalami pelanggaran yang cukup banyak. PSBB transisi DKI secara de facto tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Tentunya, kami sebagai pelaku usaha sektor pariwisata melihat dengan kondisi seperti itu dan tidak ada tindakan tegas dari pemerintah untuk mengoreksi dari pelanggaran tersebut. Menyikapi itu, kami meminta Gubernur DKI Jakarta agar mencabut PSBB, serta tidak memberlakukan PSBB kembali," ujarnya mengutip Antara, Senin (16/11).


Dengan demikian, lanjut Hariyadi, aktivitas usaha dapat berjalan seperti pada kondisi normal, termasuk juga kegiatan di sektor pariwisata.

"Artinya, tidak ada pembatasan kapasitas dan juga tidak ada pembatasan jam operasional," jelasnya.

Namun, ia menegaskan pengusaha pariwisata akan tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19, meski nantinya tidak diberlakukan PSBB.

Toh, sektor usaha pariwisata selama ini diklaim taat dan patuh menerapkan protokol kesehatan normal baru.

Sebagai sektor yang memberi kontribusi kepada negara melalui pajak, Hariyadi meminta pemerintah seharusnya memberikan kelonggaran untuk berusaha.

[Gambas:Video CNN]



(bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK