ESDM Pastikan Premium Masih Dijual di Jamali pada 2021

CNN Indonesia | Senin, 23/11/2020 17:55 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tetap akan memenuhi alokasi Premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) tahun depan. Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tetap akan memenuhi alokasi Premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) tahun depan. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan BBM jenis Premium tetap dijual di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) pada 2021.

Ia menegaskan kementeriannya belum mengeluarkan pernyataan apa pun terkait penghapusan premium.

"Belum ada statement apa-apa dari Kementerian ESDM maupun PT Pertamina (Persero), mungkin sumber-sumber lain yang dikutip media. Sementara ini situasinya seperti biasa, dan alokasi sendiri untuk tahun depan tetap akan kami penuhi," ujar Arifin di Komisi VII DPR, Senin (23/11).


Menurut Arifin apa yang dilakukan Pertamina selaku distributor BBM adalah mengampanyekan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. Oleh karenanya, promosi Pertalite seharga Premium dalam program langit biru dilakukan di beberapa wilayah.

"Yang dilakukan oleh Pertamina mempromosikan Pertalite dengan harga Premium. Ini beberapa daerah dan ternyata sambutannya cukup baik," tuturnya.

Tujuan program ini untuk memperbaiki emisi gas agar sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup tentang Baku Mutu Emisi Gas Buangan Kendaraan Bermotor Baru untuk Kategori M, N dan O. Beleid itu menurunkan kadar maksimal sulfur di bensin dan solar dari 500 ppm menjadi 50 ppm.

Di samping itu, menurut Arifin, program tersebut juga diluncurkan agar orang mulai perlahan-lahan meninggalkan premium mengingat Indonesia merupakan satu dari beberapa negara yang masih memakai Premium.

"Tujuannya apa, adalah untuk bisa memperbaiki emisi gas kita karena Premium ini cuma berapa, cuma 3 negara saja di dunia yang masih menggunakan Premium termasuk di Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut penjualan BBM jenis Premium di Jamali akan dihentikan pada 2021 nanti.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) MR Karliansyah mengatakan kepastian tersebut ia sampaikan berdasarkan informasi yang disampaikan seorang direktur operasi PT Pertamina (Persero) dalam sebuah pertemuan pada Senin malam lalu.

"Syukur alhamdulillah Senin malam yang lalu saya bertemu dengan saya bertemu dengan Direktur Operasi Pertamina. Beliau menyampaikan per 1 Januari 2021 premium di Jamali khususnya itu akan dihilangkan kemudian menyusul kota-kota lainnya di Indonesia," ujarnya dalam webinar yang digelar YLKI beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK