Kredivo Kantongi Pendanaan Jumbo Rp1,4 T dari Perusahaan AS

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 06:42 WIB
Kredivo mengantongi pendanaan sebesar Rp1,4 triliun dari Victory Park Capital Advisors, LLC ( Kredivo mengantongi pendanaan sebesar Rp1,4 triliun dari Victory Park Capital Advisors, LLC. (Logo perusahaan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Startup teknologi finansial (fintech) Kredivo mendapatkan pendanaan sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,41 triliun (asumsi kurs Rp14.181 per dolar AS) dari Victory Park Capital Advisors, LLC ("VPC"), perusahaan investasi yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat.

Co-Founder Kredivo Umang Rustagi mengatakan perusahaannya akan memanfaatkan pendanaan yang diperoleh untuk mengembangkan dan diversifikasi portofolio pembiayaan.

"Bagi Kredivo ini menjadi momen bersejarah karena ini merupakan pendanaan terbesar selama perusahaan berdiri dan terbesar bagi industri fintech di Asia Tenggara. Sementara bagi VPC, pendanaan ini menandai investasi pertama mereka di pasar Asia Tenggara," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (24/11).


Dirampungkan pada kuartal III 2020, kerja sama strategis tersebut diyakini akan mendorong momentum besar pertumbuhan bisnis Kredivo serta memperkuat matriks risiko perusahaan di tengah pandemi covid-19.

Pendanaan jumbo ini, kata Umang, diharapkan dapat mengakselerasi stabilitas bisnis dan merealisasikan target Kredivo untuk melayani hingga10 juta pengguna baru dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami di Kredivo sangat antusias atas kerja sama yang terjalin dengan VPC, sebuah perusahaan investasi dengan reputasi yang tidak diragukan lagi di skala global." tuturnya.

Tidak hanya bagi perusahaan, lanjut Umang, transaksi ini juga menjadi momentum penting bagi ekosistem kredit digital di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

[Gambas:Video CNN]

Mengingat penetrasi kartu kredit yang masih berada pada angka 3 persen dan keterbatasan lembaga keuangan konvensional dalam menyalurkan kredit tanpa jaminan.

Kehadiran kredit digital seperti Kredivo, klaim Umang, dapat menjembatani gap kredit di Indonesia di tengah dominasi model bisnis peer-to-peer.

"Kerja sama antara Kredivo yang sudah beroperasi sebagai perusahaan multifinance dengan VPC menandakan deviasi dari standar umum serta menjadi sinyal positif atas menguatnya kredibilitas pelaku fintech yang tengah berkembang," tandasnya.

(hrf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK