Jokowi Pamerkan Penanganan Covid RI ke 43 CEO Internasional

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 07:03 WIB
Menlu Retno Marsudi menyatakan Presiden Jokowi menyampaikan upaya dan keberhasilan pemerintah Indonesia dalam menangani covid di hadapan 43 CEO internasional. Menlu Retno Marsudi menyatakan Jokowi menyampaikan upaya dan keberhasilan yang telah dicapai Indonesia dalam menangani covid ke 43 CEO internasional. (Dok. Kemenlu).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memaparkan sejumlah poin yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu secara virtual dengan 43 CEO internasional dari 20 negara dalam acara World Economic Forum (WEF).

Dalam pertemuan tersebut katanya, Presiden menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam menghadapi pandemi covid-19, yakni di sisi kesehatan dan perekonomian.

Presiden menyebut pemerintah Indonesia telah menangani virus corona secara seimbang, dengan penekanan bahwa kesehatan selalu jadi acuan utama.


"Presiden juga menyampaikan bahwa kasus aktif di Indonesia sudah di bawah rata-rata dunia, kesembuhan Indonesia di atas rata-rata angka dunia dan upaya untuk menekan angka kematian terus dilakukan oleh pemerintah," tuturnya dalam konferensi pers virtual Rabu (25/11).

Retno melanjutkan dalam kesempatan tersebut presiden juga menyampaikan persiapan yang terus dilakukan Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi corona.

"Presiden menjelaskan mengenai pendekatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," imbuhnya.

Di sisi ekonomi, Retno menyatakan Jokowi juga merinci upaya yang dilakukan pemerintahannya untuk meminimalisir risiko sosial akibat covid-19 dengan melaksanakan perlindungan sosial bagi kelompok miskin dan rentan serta melaksanakan program pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan dukungan bagi UMKM dan dunia usaha.

[Gambas:Video CNN]

"Jadi pandemi harus digunakan Indonesia untuk berbenah bukan hanya menekan tombol reset tapi melakukan lompatan ke depan. Visi besar, transformasi besar dan aksi besar," terangnya

Presiden, tutur Retno, juga menjelaskan mengenai pembangunan yang lebih inklusif berkelanjutan dan ketahanan Indonesia melalui Omnibus Law yang ditujukan untuk reformasi regulasi dan birokrasi serta memberikan kepastian hukum.

Menurut Retno, diskusi dengan para CEO tersebut berlangsung cukup panjang dan sangat intensif. Ia mengklaim investor sudah menyampaikan ketertarikan untuk berinvestasi di Indonesia.

"Beberapa hal yang mengemuka yang disampaikan antara lain masih terdapat antusiasme yang tinggi dari para investor asing untuk berinvestasi dan melakukan bisnis dengan Indonesia," imbuhnya.

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK