Ma'ruf Amin Angkat Bicara soal Krisis Ekonomi RI

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 18:59 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai krisis ekonomi yang dialami RI dan negara-negara di dunia saat ini terdampak lebih dulu ke sektor riil. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai krisis ekonomi yang dialami RI dan negara-negara di dunia saat ini terdampak lebih dulu ke sektor riil. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Ma'ruf Amin angkat bicara tentang krisis ekonomi RI akibat pandemi covid-19. Menurutnya, krisis ekonomi yang melanda RI dan negara-negara di dunia kali ini sangat berbeda dengan krisis ekonomi tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai krisis ekonomi yang terjadi sebelumnya, kata Ma'aruf, selalu diawali dengan krisis di sektor finansial yang mengakibatkan berkurangnya likuiditas. Akibatnya, pembiayaan dari perbankan terhambat, yang pada gilirannya akan menghambat investasi.

"Jika dalam krisis ekonomi sebelumnya, dampak pada sektor riil terjadi secara tidak langsung disebabkan karena faktor likuiditas dari sektor keuangan, tetapi dalam krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi covid-19 justru sektor riil terdampak lebih dahulu," tuturnya dalam konferensi internasional dan rapat tahunan Forum Zakat Dunia tahun 2020, Senin (30/11).


Di sektor rumah tangga, masyarakat mengurangi atau menunda aktivitas ekonomi, seperti konsumsi, kecuali konsumsi untuk bahan pokok. Perlambatan ekonomi kemudian berdampak pada sektor korporasi di mana terjadi pengurangan aktivitas produksi dan investasi yang berimbas pada pengurangan tenaga kerja.

Dampaknya, menurut Ma'ruf, makin berat karena daya beli masyarakat juga akan berkurang, sehingga perlambatan ekonomi tidak bisa dihindari. "Inilah yang mengakibatkan terjadinya krisis di sektor riil," tegasnya.

Menurut Ma'ruf, krisis di sektor riil ini perlu ditangani dengan sungguh-sungguh untuk menghindari penularan krisis ke sektor finansial. Bila terjadi krisis ganda, yakni krisis sektor riil dan krisis finansial, ia yakin pemulihan akan menjadi lebih panjang lagi.

"Seperti juga di negara lain, Indonesia berupaya keras untuk mencegah krisis di sektor riil ini agar tidak menjalar menjadi krisis di sektor finansial," ucapnya.

Upaya yang telah dilakukan, antara lain refocusing anggaran untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), baik untuk kesehatan maupun perlindungan sosial, serta memberikan dukungan kepada dunia usaha termasuk usaha mikro dan kecil.

"Upaya ini telah menunjukkan hasil dimana terjadi tanda-tanda pemulihan pada kuartal ke tiga tahun 2020," klaimnya.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK