Hasil Uji Coba Produksi Garam Tanpa Lahan Terbit Akhir Tahun

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Jumat, 04/12/2020 05:50 WIB
Kemenko Perekonomian menyebut setelah uji coba produksi garam tanpa lahan selesai, maka proyek percontohan di PLTU bisa dilakukan tahun depan. Kemenko Perekonomian menyebut setelah uji coba produksi garam tanpa lahan selesai, maka proyek percontohan di PLTU bisa dilakukan tahun depan. (ANTARA FOTO/Saiful Bahri).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengungkapkan uji coba produksi garam tanpa lahan dengan memanfaatkan air buangan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) akan keluar pada akhir tahun ini.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Safri Burhanuddin menuturkan setelah uji coba selesai, diharapkan proyek percontohan di PLTU bisa dilakukan tahun depan.

"Desember ini kami akan lihat hasilnya. Kami harapkan ini berjalan sukses sehingga kami bisa ambil contoh PLTU tahun depan dan mengimplementasikan di PLTU lain," ujar Safri, dikutip dari Antara, Kamis (3/12).


Menurut Safri, pengembangan garam industri dengan memanfaatkan air buangan PLTU merupakan solusi brilian untuk memproduksi garam tanpa lahan.

Sebab, produksi garam dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan jika menggunakan cara biasa dengan luas lahan mencapai 35 ribu hektare.

"Kalau dengan kondisi normal, kami belum mampu menghasilkan swasembada garam, sehingga kami perlu terobosan. Terobosan ini dilakukan melalui bagaimana kami memanfaatkan industri garam tanpa lahan," jelas Safri.

Ia memaparkan PLTU menggunakan air laut sebagai pendingin mesin yang menghasilkan air tua. Nantinya, air tua akan dikonsentrasikan menjadi garam dengan jumlah banyak.

Safri optimistis potensi garam bisa mencapai 2,5 juta ton dari PLTU di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Itu setara dengan kami memiliki lahan 20 ribu hektare lahan garam dan ini hanya ada di PLTU-PLTU," terang Safri.

Safri mengakui ongkos produksi garam dengan metode tersebut terbilang cukup mahal. Namun, air buangan dari PLTU juga bisa dimanfaatkan menjadi air mineral yang bisa menutup biaya produksi.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK