Erick Thohir Ungkap Strategi Bebaskan RI dari Impor Garam

CNN Indonesia | Kamis, 19/11/2020 16:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berambisi membebaskan Indonesia dari jerat impor garam dengan mengakusisi tambang garam di luar negeri. Erick Thohir bertekad bebaskan Indonesia dari jerat impor garam. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan keinginannya untuk membebaskan Indonesia dari jerat impor garam. 

Untuk mewujudkan keinginan itu, ia berambisi mengakuisisi tambang garam di luar negeri yang dapat menghasilkan garam industri atau garam dengan kandungan NaCl setara atau di atas 97 persen.

Akusisi dilakukan karena saat ini Indonesia masih defisit garam industri. Itu yang membuat Indonesia terus terjerat impor garam.


"Garam gimana? Garam konsumsi swasembada tapi garam industri belum atau kami sebagai korporasi kalau ada nilai yang menarik untuk perusahaan tambang garam di luar negeri bisa saja kita caplok karena garam industri terus impor," jelas Erick pada Jakarta Food Security Summit, Kamis (19/11).

Selain membenahi sektor garam ia juga bertekad melakukan perbaikan lain. Salah satunya, menjadikan ketahanan energi, pangan, dan kesehatan sebagai prioritas kerja.

Sekarang ia getol mengkonsolidasi BUMN yang bergerak di bisnis yang sama. Contohnya, BUMN pangan.

Erick menggabungkan PT Berdikari (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero) (Perinus), Perum Perikanan Indonesia (Perindo), dan PT Pertani (Persero) supaya tak tumpang tindih dan saling bunuh.

Juga, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Garam (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) menjadi satu kluster dengan dikepalai oleh induk perusahaan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI. 

"Salah satunya kluster pangan, tadinya banyak perusahaan jadi fokus. Satu perusahaan tapi fokus pada core (inti) bisnis jadi ga overlapping (tumpang tindih) bahkan sekarang saling bunuh antar BUMN," katanya.

Tak sekedar membentuk kluster, Erick mengaku punya banyak rencana untuk sektor pangan BUMN nantinya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK