Grup MNC Caplok Broker Saham di Wall Street

CNN Indonesia | Selasa, 05/01/2021 07:33 WIB
MNC Kapital Indonesia mencaplok mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC, perusahaan efek yang beroperasi di bursa Wall Street AS. MNC Kapital mencaplok broker saham di Wall Street demi melebarkan sayapnya ke dunia internasional. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga).
Jakarta, CNN Indonesia --

Holding Grup MNC di bisnis keuangan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO), perusahaan efek yang beroperasi di bursa Wall Street AS (New York Stock Exchange/NYSE).

Perusahaan itu memfokuskan diri dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi AS. 

Executive Chairman of MNC Group Indonesia Hary Tanoesoedibjo menyatakan akuisisi dilakukan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas (placement dan broker saham), pasar utang, investment banking, riset dan online trading, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga menjangkau hingga komunitas investasi global.


Terutama katanya, untuk wilayah Amerika Serikat, Inggris dan Eropa. Selain itu, akusisi juga dilakukan untuk memperluas jaringan distribusi riset di antara fund manager internasional.

Hary yakin langkah akuisisi saham AGCO akan memberikan keuntungan bagi BCAP. Pasalnya AGCO memiliki jaringan internasional perusahaan kuat dan akses ke 126 mitra lokal di seluruh dunia.

"Jejak AGCO di Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Investasi ini akan memungkinkan MNC Sekuritas, unit bisnis BCAP yang bergerak di bidang jasa pasar modal, memperluas jangkauannya secara internasional dan berdampak positif pada kinerja kami ke depan," ujar Hary seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/1).

Ia menambahkan AGCO adalah broker yang memfasilitasi perdagangan global dan melakukan riset secara eksklusif untuk institusi Amerika Serikat. Sebelumnya AGCO dimiliki oleh Beltone Financial Holding (BTFH.CA), sebuah bank investasi terkemuka yang berpusat di Mesir.

[Gambas:Video CNN]

Hary menambahkan sejauh ini kesepakatan akuisisi telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat.

AGCO merupakan broker global terbesar dalam hal jumlah perusahaan yang diulas maupun jumlah analis di seluruh dunia. Co-Founder AGCO David Grayson menyebut AGCO telah memfasilitasi eksekusi perdagangan investor institusi Amerika Serikat dan riset saham lokal yang mendalam ke hampir semua pasar saham global.

Selain itu katanya, AGCO secara unik menawarkan pandangan lokal, akses korporasi, peningkatan modal serta merger and acquisition lintas negara.

"Hary telah menjadi klien lama kami dan juga teman baik perusahaan. Beliau memulai karirnya dengan bisnis broker saham di Indonesia, sehingga beliau sangat memahami peluang yang ada di pasar yang penuh tantangan saat ini. Bersama-sama, kami berbagi visi untuk mengembangkan lebih lanjut pendekatan unik Auerbach Grayson di dunia pasar modal global dan memperluas perusahaan selama masa sulit ini dengan menyediakan penelitian, juga akses ke lebih dari 125 pasar di seluruh dunia kepada klien institusi kami. Kami menantikan upaya selanjutnya ini," ujar David Grayson.

(hrf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK