15 Juta Bahan Baku Vaksin Corona dari China Tiba Pekan Depan

CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2021 17:30 WIB
Bio Farma menyebut 15 juta bahan baku vaksin corona dari China akan tiba pekan datang. Namun, belum dipastikan tanggal kedatangannya. Bio Farma menyebut 15 juta bahan baku vaksin corona dari China akan tiba pekan datang. Namun, belum dipastikan tanggal kedatangannya. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bio Farma (Persero) menyebut 15 juta bahan baku vaksin corona dari China akan tiba di Indonesia pada pekan depan. Namun, tanggal pasti kedatangan vaksin belum dapat dipastikan.

"Tentatif, minggu depan, tanggalnya menyusul," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 PT Bio Farma (Persero) sekaligus Sekretaris Perusahaan Bambang Herianto kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/1).

Bambang mengatakan sejauh ini target jumlah bahan baku juga masih sama seperti yang sudah dipublikasikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu mencapai 15 juta vaksin. Bahan baku ini berbentuk konsentrat atau bulk.


Selanjutnya, bahan baku akan digunakan Bio Farma untuk memproduksi vaksin corona. Kebetulan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan sertifikat izin Cara Produksi Obat yang Baik (CPOB) kepada BUMN farmasi itu.

Menurut izin yang diberikan BPOM, Bio Farma bisa memproduksi vaksin mencapai 100 juta dosis pada tahap pertama. Nantinya, jumlah produksi bisa bertahap seiring meningkatnya kapasitas dan fasilitas yang dimiliki perusahaan pelat merah tersebut.

Sebelumnya, Jokowi telah mendeklarasikan diri akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin covid-19. Menurut jadwal, orang nomor wahid di Indonesia itu akan disuntik vaksin pada Rabu (13/1) mendatang.

"Akan menggunakan vaksin Sinovac (perusahaan farmasi asal China)," ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

Kendati begitu, BPOM belum mengeluarkan izin darurat penggunaan vaksin tersebut. Setelah Jokowi, menteri hingga pesohor Tanah Air dikabarkan juga akan mendapat suntikan vaksin corona.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan produksi vaksin corona oleh Bio Farma akan dilakukan sesuai standar BPOM dan internasional. Ia berharap hal ini bisa menambah kepercayaan masyarakat, sehingga mau mengikuti program vaksinasi.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK