Bio Farma Ungkap Pfizer Ogah Dituntut Bila Vaksin Bermasalah

CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2021 15:49 WIB
Bio Farma mengatakan belum mendapatkan komitmen pembelian vaksin corona dari Pfizer karena mereka minta lepas dari tuntutan hukum kalau vaksin bermasalah. Bio Farma menyatakan Pfizer minta dilepaskan dari tuntutan hukum bila vaksin hasil produksi mereka bermasalah. Ilustrasi. (AFP/JUSTIN TALLIS).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bio Farma (Persero) menyatakan sampai dengan saat ini mereka dan pemerintah belum mendapatkan komitmen pembelian vaksin corona dari produsen vaksin, Pfizer.

Itu terjadi karena dalam negosiasi yang dilakukan pihak  Pfizer meminta dibebaskan atau dilepaskan dari klaim tuntutan hukum apabila terjadi masalah dalam proses vaksinasi.

"Pfizer global dan pemerintah Indonesia, ada beberapa klausa, mereka diminta untuk diberi kebebasan atau dilepaskan klaim tuntutan hukum kalau ada masalah dalam program vaksinasi," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi IX, Selasa (12/1).


Ia menambahkan pemerintah masih mendiskusikan hal tersebut dengan pihak Pfizer. Ini dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan ke depannya.

"Kami tidak mau dapat cek kosong dan bagaimana klausul ini bisa dinego dengan Pfizer," jelasnya.

Diketahui, vaksin asal AS tersebut telah mendapatkan izin penggunaan dalam kondisi darurat dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Kamis (31/12).

[Gambas:Video CNN]

Pfizer bekerja sama dengan BioNTech dalam memproduksi vaksin corona. Efikasi vaksin Pfizer diklaim mencapai 90 persen.

Kendati demikian, vaksin Pfizer harus disimpan dalam suhu beku minimal minus 70 derajat celsius. Hal ini menyebabkan distribusi vaksin tersebut membutuhkan perhatian ekstra, terutama di negara tropis.



(ulf/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK