Survei BI, Kegiatan Usaha Membaik Pada Kuartal IV 2020

CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 12:42 WIB
Survei BI meunjukkan kegiatan dunia usaha membaik pada kuartal IV 2020. Itu tercermin dari saldo bersih tertimbang yang minus 3,90 persen. BI menyatakan kegiatan dunia usaha di dalam negeri pada kuartal IV 2020 kemarin mulai membaik meskipun masih mengalami kontraksi. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya).
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia (BI) mencatat kegiatan dunia usaha membaik pada kuartal IV 2020.

Ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) yang minus 3,90 persen pada kuartal IV kemarin. Meski masih mengalami kontraksi, itu mulai mengecil dibanding kuartal III 2020 yang  minus 5,97 persen.

Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menyebut perbaikan itu didukung oleh kinerja sejumlah sektor seperti pengangkutan dan komunikasi, keuangan, real estate dan jasa perusahaan; listrik, gas dan air bersih, serta jasa-jasa yang masih tumbuh positif.


Selain itu, perbaikan juga disumbang sektor perdagangan, hotel dan restoran, Industri pengolahan dan konstruksi. Itu semua katanya tak terlepas dari peningkatan permintaan yang terjadi saat Natal dan Tahun Baru.

"Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi," ungkap Onny dalam keterangan resmi, Rabu (13/1).

Sejalan dengan meningkatnya permintaan itu, BI juga mencatat penggunaan tenaga kerja dan kondisi keuangan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, kapasitas produksi terpakai mencapai 71,96 persen pada triwulan IV 2020. Kinerja itu cenderung stabil dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya.

Untuk Kuartal I 2021, hasil survei memprakirakan kegiatan usaha akan mencatat kinerja positif dengan SBT sebesar 7,68 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan diperkirakan terjadi pada seluruh sektor, terutama sektor keuangan, sektor real estate dan jasa perusahaan, serta sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan.

(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK