Korporat AS 'Lari' dari Trump, Dubai Malah Rangkul Erat

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 10:50 WIB
Pengembang real estate Dubai berencana menambah portofolio bisnis dengan Presiden AS Donald Trump di tengah banyaknya korporat AS yang lari dari Trump. Pengembang real estate Dubai berencana menambah portofolio bisnis dengan Presiden AS Donald Trump di tengah banyaknya korporat AS yang lari dari Trump. (AP/Evan Vucci).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengembang real estate Dubai berencana melakukan lebih banyak kerja sama bisnis dengan Presiden AS Donald Trump. Hal ini dilakukan di tengah banyaknya korporat AS yang 'lari' dan memutus kerja sama dengan Trump.

Mengutip CNN Business, Kamis (14/1), Ketua Pengembang Properti DAMAC Hussain Sajwani mengatakan pihaknya berencana memperluas hubungannya dengan Organisasi Trump. DAMAC adalah mitra Trump di lapangan golf di Dubai yang dibuka pada 2017 lalu.

DAMAC juga membangun lapangan golf 18 kedua bernama Trump World Golf Club di Dubai. Hal ini tertulis di laman resmi Organisasi Trump.


"Kami memiliki hubungan yang baik dengan Organisasi Trump dan yakinlah kami sama sekali tidak berniat untuk membatalkan perjanjian kami," ungkap Sajwani dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, banyak perusahaan yang menjauhkan diri dari Trump dan perusahaannya setelah pemberontakan di Capitol Hill. Beberapa perusahaan tersebut, antara lain Deutsche Bank (DB) dan Signature Bank.

Kemudian, New York City berusaha untuk mengakhiri kontrak Organisasi Trump untuk mengoperasikan Trump Golf Links di Ferry Point, Central Park Carousel dan gelanggang seluncur es Wolman dan Lasker.

Selain itu, Twitter dan Facebook telah menangguhkan akun Trump. Sedangkan, PGA membatalkan rencana untuk memainkan kejuaraan 2022 di lapangan golf Trump's Bedminster.

Kendati demikian, DAMAC tetap tertarik untuk memperluas kemitraannya dengan Trump.

"Saya akan melangkah lebih jauh karena organisasi (Trump) tidak lagi dibatasi untuk melakukan kesepakatan tambahan di luar negeri di masa depan. Saya akan menyambut baik kesempatan untuk memperluas hubungan kami dan mencari lebih banyak cara di mana kami dapat berkolaborasi," kata Sajwani.

Pebisnis Dubai diketahui telah mendukung Trump pada masa-masa tersulit di masa lalu. Dukungan itu termasuk saat Trump melarang semua perjalanan muslim ke AS.

"Dia (Trump) memiliki merek yang kuat dan tidak diragukan lagi dalam 12 bulan terakhir. Mereknya menjadi lebih kuat dan global. Saya pikir itu akan berdampak positif pada penjualan. Dia (sama sekali tidak diskriminatif. Dia tidak mendiskriminasi jenis kelamin, agama, atau apapun," terang Sajwani.

Diketahui, Sajwani telah dijuluki Donald Dubai. Keluarga Sajwani memiliki hubungan dekat dengan Trump.

Pada 2018 lalu, Donald Trump Jr dan Eric Trump terbang ke Dubai untuk menghadiri pernikahan putri Sajwani, Amira.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK