Stimulus Fiskal AS Buat Rupiah Perkasa ke Rp14.035

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 16:16 WIB
Nilai tukar rupiah menguat 0,21 persen ke Rp14.035 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (20/1) sore. Nilai tukar rupiah menguat 0,21 persen ke Rp14.035 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (20/1) sore. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.035 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (20/1) sore. Posisi ini menguat 30 poin atau 0,21 persen dari Rp14.065 persen pada Selasa (19/1).

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.065 per dolar AS atau menguat dari Rp14.086 per dolar AS pada Selasa kemarin.

Di kawasan Asia, rupiah menguat bersama won Korea Selatan 0,25 persen, dolar Singapura 0,23 persen, yuan China 0,19 persen, ringgit Malaysia 0,13 persen, baht Thailand 0,13 persen, rupee India 0,12 persen, yen Jepang 0,07 persen, peso Filipina 0,03 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen.


Begitu juga dengan mata uang utama negara maju, semuanya kompak berada di zona hijau. Rubel Rusia menguat 0,67 persen, dolar Australia 0,52 persen, dolar Kanada 0,34 persen, poundsterling Inggris 0,25 persen, euro Eropa 0,08 persen, dan franc Swiss 0,07 persen.

Analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan seluruh mata uang Asia dan mata uang utama negara maju terjadi karena kuatnya sentimen respons positif pasar terhadap rencana stimulus fiskal AS di masa pemerintahan presiden baru, Joe Biden.

"Investor mencerna komentar dari calon menteri keuangan AS Janet Yellen yang menyerukan lebih banyak pengeluaran bantuan covid-19," kata Ibrahim.

Selain itu, juga didukung oleh kebijakan bank sentral China yang tidak mengubah tingkat suku bunga acuan mereka di posisi rendah. Bank sentral lain juga akan segera mengumumkan kebijakan mereka, seperti bank sentral Jepang, Inggris, Eropa, hingga Indonesia.

[Gambas:Video CNN]



(uli/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK