PUPR Lelang Dini 4.694 Paket Proyek Infrastruktur

CNN Indonesia | Kamis, 21/01/2021 21:30 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini 4.694 paket proyek infrastruktur atau setara 86,5 persen dari total paket. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur.(ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah lelang dini atas 4.694 paket proyek infrastruktur. Angka itu mewakili 86,5 persen dari total paket 5.426 senilai Rp58,1 triliun.

"Atas perintah presiden, Kementerian PUPR telah melakukan tender dini sejak Oktober," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Kamis (21/1).

Lelang dini tersebut memungkinkan pemenang lelang menandatangani kontrak paket proyek lebih awal di 2020 lalu. Namun, pelaksanaan proyek dimulai pada 2021.


Ia merincikan total tanda tangan kontrak di Desember 2020 sebanyak 209 paket proyek infrastruktur senilai Rp2,2 triliun. Lalu, pada Januari 2021 telah ditandatangani 1.731 paket senilai Rp18,1 triliun.

Sementara itu, Kementerian PUPR juga mencatat sejumlah paket proyek infrastruktur yang dijadwalkan akan ditandatangani setelah Januari 2021. Detailnya, sebanyak 1.133 paket pada Februari senilai Rp8,1 triliun dan 1.621 paket pada Maret senilai Rp17,2 triliun.

Sisanya, sebanyak 732 paket senilai Rp12,5 triliun akan ditandatangani setelah Maret 2021.

"Ini berdasarkan surat Bu Menteri Keuangan yang memperbolehkan tanda tangan kontrak dulu, namun efektif setelah Januari," jelasnya

Dalam kesempatan itu, ia juga menjabarkan sejumlah infrastruktur yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR tahun ini. Meliputi infrastruktur sumber daya air (SDA) yakni 48 unit bendungan, 42 unit embung, 25 ribu hektare (Ha) rehabilitasi jaringan irigasi, dan sebagainya.

Selain pembangunan bendungan, Kementerian PUPR juga akan membangun 410 kilometer (Km) jalan tol, 831 km jalan baru, 22.065 meter jembatan, dan 3.116 meter flyover dan underpass.

Dari sisi permukiman, Kementerian PUPR juga akan membangun 9.075 unit rumah susun (rusun), 2.631 unit rumah khusus, 114.900 rumah swadaya, dan 40 ribu unit Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) perumahan.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK