Basuki Teteskan Air Mata Doakan Anggota DPR yang Meninggal

CNN Indonesia | Kamis, 21/01/2021 11:08 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menitikkan air mata saat menggelar doa bersama bagi dua anggota komisi V yang meninggal karena corona. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menitikkan air mata saat menggelar doa bersama bagi dua anggota komisi V yang meninggal karena corona.(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (21/1). Sebelum memulai rapat, para anggota yang hadir baik dari Komisi V maupun Kementerian PUPR menggelar doa bersama bagi dua anggota Komisi V yang meninggal karena covid-19 beberapa waktu lalu.

Keduanya adalah anggota Komisi V dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bambang Suryadi dan anggota Komisi V dari Fraksi Partai Golkar Gatot Sudjito.

"Pertama-tama sekali lagi kami atas nama keluarga besar Kementerian PUPR ikut berduka cita yang dalam atas meninggalnya dua rekan kita, Pak Bambang Suryadi dan Pak Gatot Sudjito, yang selama ini selalu memberi warna pada hubungan kemitraan antara komisi V dan Kementerian PUPR," ujar Basuki.


Selanjutnya, Basuki mengajak serta semua anggota rapat yang hadir untuk mengirimkan doa kepada dua almarhum. Sebelum Basuki, pimpinan rapat juga sempat mengajak serta anggota rapat yang hadir untuk mendoakan keduanya.

"Disertai doa kami semua semoga beliau-beliau amal ibadahnya diterima Allah SWT diampuni semua dosanya, dilayangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi Allah yang mulia," katanya.

Usai memanjatkan doa, Basuki tampak menitikkan air mata. Ia pun mengambil tisu yang tidak jauh dari tempatnya kemudian mengusap air matanya.

Rapat kerja itu sendiri membahas mengenai tiga hal, meliputi evaluasi pelaksanaan anggaran Kementerian PUPR 2020, program kerja Kementerian PUPR 2021, dan penjelasan pemerintah terkait pembubaran Badan Pengembangan Wilayah Surabaya (BPWS). Rapat sempat diundur dari jadwal awal pada Selasa (19/1) kemarin.

"Terima kasih atas kebijakan bapak ibu mengundurkan rapat kerja ini yang seharusnya dilaksanakan Selasa kemarin, karena kegiatan peninjauan bencana alam yang nanti kami laporkan juga, sehingga harus mundur hari ini," katanya.

Sebelumnya, Bambang Suryadi meninggal dunia di RS Fatmawati, Jakarta Selatan pada Senin (4/1), tepatnya pukul 03.40 WIB. Bambang meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus corona, namun Bambang juga memiliki penyakit bawaan lainnya alias komorbid.

Sementara itu, Gatot Sudjito meninggal dunia pada Senin (18/1) dini hari. Ia meninggal dunia di salah satu RS rujukan covid-19 di Malang, Jawa Timur (Jatim), yaitu RS Saiful Anwar.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK